Peluang Serdadu Tridatu Kuasai Tahta Shopee Liga 1


Memasuki pekan ke-27, Shopee Liga 1 berjalan semakin menarik. Sang pemuncak klasemen sementara, Bali United yang memiliki kans paling besar untuk merebut tahta juara liga terbesar se-Indonesia ini akhir-akhir ini malah meraih tren yang kurang baik.

Dari 5 pertandingan terakhir yang sudah dilakoni, Bali United hanya mampu menang sekali saat melawan Barito Putera pada 27 Oktober lalu. Sisanya, Serdadu Tridatu meraih 3 kali imbang kala berhadapan dengan Persela Lamongan, PSS, dan Persipura Jayapura. Lalu tumbang kala melawat ke kandang PSIS pada Jumat malam.

Blogger Pro, Aplikasi Untuk Ngeblog Lewat Smartphone. Pengguna Blogspot Masuk!

Akhirnya bisa ngeblog sambil rebahan juga huehehe.


Dulu dulu dulu sekali sebelum Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun dari kursi kepelatihannya di Manchester United, terdapat sebuah platform blogging buatan orang Mr. Arvind Gupta. Ialah MyWapBlog.com yang kini telah tiada (situsnya, bukan orangnya).

Traveloka Xperience, Untuk Kamu Yang Hidupnya Begitu-Begitu Saja


Tidak terasa sudah awal bulan lagi saja. Waktu terasa cepat berlalu. Ah, mungkin karena aku yang terlalu menikmati hidupku sampai tidak sadar kalau sudah banyak waktu yang berlalu.

Eits, tunggu dulu! Setelah ku pikir-pikir, 'Ah, tidak juga'. Lha wong hidupku cuma begini-begini saja. Tidur, kerja, rebahan, tidur lagi, diulang-ulang setiap harinya dan menjadi rutinitas setiap harinya.

Sampai akhirnya, rutinitas ini kemudian mendarah daging dan menjadi sebuah kebiasaan. Jika diibaratkan sebuah program, aku saat ini dalam mode autopilot dan safe mode. Aku menjalani hidupku tanpa berpikir. Maksudnya, aku melakukan kegiatan sehari-hari sudah tanpa pertimbangan. Kalau nggak begini ya begitu, tentram-tentram saja dan monoton.

Vivo V17 Pro Yang Bikin Kesengsem Pengen Langsung Beli




Pada tanggal 23 September kemarin, Vivo barusaja meluncurkan smartphone seri terbarunya yakni Vivo V17 Pro. Ponsel ini merupakan yang termahal yang secara resmi diluncurkan di Indonesia atau bisa dibilang flagship-nya Vivo di Indonesia.

Ponsel ini dipatok dengan harga Rp 5.699.000,-. Meskipun harganya terbilang cukup tinggi, namun ponsel ini berhasil membuatku kesengsem untuk segera memilikinya. Padahal biasanya, ketika Vivo merilis smartphone terbarunya, aku tidak begitu tertarik dan biasa saja.

Ke Wonosobo Jangan Lupa Ngopi, Kenikmatan Tanpa Dosa

Apa sih yang kita pikirkan tentang Wonosobo? Tentunya tidak lepas dari berbagai destinasi wisatanya yang menjadi favorit ya kan? Sebut saja Kawah Sikidang, Telaga Warna, Dieng Plateau, Gunung Prau, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Candi Arjuna, dan masih banyak lagi.

Iklimnya yang khas ala dataran tinggi juga membuat yang pernah ke sana merasakan sensasi berbeda yang akan kita rindukan selepas kita pulang dari sana. Suasananya itu lho yang bikin baper, apalagi kalau ada yang terkenang. Ciat..ciat!!

Aku sendiri sudah dua kali pergi ke Wonosobo. Pertama kali aku diajak oleh temanku pada tahun 2016 lalu untuk mendaki Gunung Prau. Itulah pertama kalinya aku mendaki gunung. Untuk menuju ke sana, aku memerlukan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan dari tempat tinggalku di Kebumen. Nih foto yang aku ambil pada 11 September, 2016.





Kedua kalinya, aku ke sana bersama teman-teman sedesa yang juga ingin merasakan suasana asrinya Wonosobo. Namun karena kami semua tidak ada yang memiliki pengalaman mendaki, akhirnya kami memutuskan untuk camp di Savana Pangonan.
Foto diambil pada tanggal 5 Mei 2018 lalu.




Dua kali mengunjungi negeri di atas awan ini membuatku masih ingin ke sana lagi untuk menikmati vibe khas Wonosobo.

Di samping itu, selain destinasi wisata, kultur dan budayanya, ternyata satu hal lagi yang pantang dilewatkan ketika mengunjungi Wonosobo.

Kopi...

Dinginnya suasana dataran tinggi dan puncak gunung sangat cocok ditemani dengan secangkir kopi. Menikmati sunrise atau sunset akan lebih lengkap kalau sambil ngopi ya kan? Srupuuuut, ah! Sebuah kenikmatan tanpa dosa.


Ngopi di Gunung Prau | Instagram/@missjazzycat


Lebih mantap lagi kalau kopi yang kita minum merupakan kopi terenak se-nusantara. Kopi Gayo, Kopi Toraja Mandailing memang nikmat, tapi bukan itu.

Ialah Kopi Arabika Kalibening yang merupakan pemenang kontes Festival Kopi Nasional Bondowoso 2017. Siapa menyangka kalau tempat awalnya hanya kita kenal dengan destinasi wisatanya juga memiliki produk kopi unggulan yang tidak diragukan lagi kualitasnya dan menjadi buruan para pecinta kopi.


Kopi Arabika Kalibening | jateng.tribunnews.com


Kopi Kalibening ini dipetik saat sudah matang berwarna merah dan selanjutnya dikupas kulitnya. Selanjutnya, biji kopi ini difermentasi selama 8 sampai 12 jam sebelum dijemur dan dikupas kulit tanduknya. Setelah itu, barulah kopi ini dijemur kembali dan masuk ke tahap roasting yang merupakan tahapan penting ke dalam citarasa kopi itu sendiri.

Kopi ini memiliki citarasa yang unik dan memiliki keunggulan secara menyeluruh baik fragrance, flavor, body, acidity, dan aftertaste-nya.

Fragrance merupakan bau bubuk kopi sedangkan aroma adalah bau kopi setelah diseduh.
Flavour merupakan penentu kualitas dan komplektivitas kopi. Perpaduan antara aroma, acidity, dan juga aftertaste akan menghasilkan kombinasi yang pas yang bisa kita rasakan dengan lidah dan hidung ketika uap mengalir dari mulut ke hidung.
Body adalah rasa yang kita dapatkan saat kopi berada di dalam mulut. Umumnya, body yang kental memiliki rasa yang nikmat namun beberapa jenis kopi enak memiliki body yang ringan.
Acidity adalah sebuah rasa asam yang enak ketika kopi pertama kali diseruput.
Aftertaste merupakan lamanya rasa dan aroma bertahan di dalam rongga mulut bagian belakang. 
Balance, gabungan semua aspek di atas yang mempengaruhi kualitas enak atau tidaknya sebuah kopi.


jowonews.com


Selain Kopi Kalibening ini, ada banyak kopi andalan dari Wonosobo dan  Banjarnegara. 

Kopi Arabika Slukatan

Kopi ini tumbuh pada ketinggian 1.250 mdpl di lereng Gunung Bismo, petak 3, Mojotengah. Citarasa yang ditawarkan dari kopi ini adalah pedas seperti halnya Arabika Mandailing.

Kopi Arabika Bowongso

Ditanam pada ketinggian 1600 hingga 2000 mdpl di lereng Gunung Sumbing. Kopi ini memiliki citarasa rempah, lemon, dan sedikit cabai. Selain itu, kopi ini juga memenangkan Uji Citarasa Kopi Arabika Jawa Tengah pada tahun 2015.

Kopi Ratamba

Kopi ini ditanam oleh kelompok tani Sido Mulyo di Desa Ratamba, Pejawaran, Banjarnegara. Mulai diproduksi pada tahun 2012 lalu dan ditanam di atas ketinggian 1250 mdpl. Kopi ini meraih peringkat 20 dalam Kopi Spesialti Indonesia ke-7 di Banyuwangi pada tahun 2015. 

Kopi Senggani

Tidak jauh dari Desa Ratamba, terdapat Desa Pedugungan yang juga penghasil kopi yang tak kalah nikmatnya, Kopi Senggani. Desa terpencil ini memproduksi kopi yang telah meraih banyak prestasi. Karena itu, warga Desa Pedugungan membangun tugu kopi atas keberhasilannya mengolah kopi terbaik.

Selain kopi-kopi di atas, masih ada banyak jenis kopi yang kualitasnya patut diperhitungkan seperti Kopi Arabika Mlandi, Tambi, Butuh, Sontoyanan, Leksana, Babadan, dan masih banyak lagi.

Kualitas kopi-kopi ini juga tidak lepas dari letak geografis Wonosobo dan Banyumas yang sangat ideal untuk menanam kopi baik ketinggian dan suhu.

Siapa yang menyangka, dibalik banyak tempat destinasi wisatanya terdapat potensi kopi yang belum banyak orang ketahui namun kualitasnya tidak diragukan lagi. 

Nah, buat kalian yang ingin berkunjung ke Wonosobo baik untuk mendaki, berwisata, atau lainnya, jangan lupa untuk mencoba secangkir kopi berkualitas dari Wonosobo dan Banjarnegara. Dengan begitu, kunjungan kalian menjadi lebih berkesan.

Namun untuk pecinta kopi yang belum bisa menyempatkan waktu untuk mengunjungi Wonosobo, tenang saja karena beberapa produk kopi khas Wonosobo sudah dijual secara online. Salah satunya adalah Kopi Arabika Kalibening yang bisa kita dapatkan di toko online.

Dinginnya Wonosobo dipadukan dengan hangat dan nikmatnya secangkir kopi terbaik dengan citarasa khas. Ah, nikmatnya....

Akupun berharap bisa secepatnya berkunjung ke sana lagi untuk mendaki Gunung Kembang untuk melihat lebih dekat Gunung Sindoro dan Sumbing. Tidak lupa aku akan membawa Kopi Arabika Kalibening. Ah, semoga bisa terlaksana.


Postingan blog ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2019.
#LombaBlogPPIJateng2019
#PPIJateng2019Wonosobo
#20-22SEPTEMBER
#JawaTengahGayeng
#JawaTengahIndah

Kita Bisa Melawan Hoax, Ayo Bijak di Dunia Maya

https://pixabay.com/id/users/rawpixel-4283981/


Hoax merupakan berita palsu yang tidak benar namun dibuat seakan-akan itu benar untuk tujuan tertentu dan/untuk menguntungkan salah satu atau lebih pihak. Hoax berbeda dengan rumor, ilmu semu, apalagi prank karena maksudnya juga sudah jelas berbeda.

Sebelumnya, pada judul dan paragraf pertama tulisan ini terdapat 3 kata 'hoax', pasti beberapa dari kalian pasti ada yang melafalkan hoax = hoaks. Iya kan? Padahal hoax dibacanya hoks, bukan hoaks.

Hoax sudah terjadi sejak zaman dahulu kala bahkan ketika Nobita belum lahir. Menurut laman wikipedia.org, hoax pertama kali yang tercatat adalah pada tahun 1661 yang menyangkut soal Drummer of Tedworth. Kata hoax sendiri pertama kali digunakan pada tahun 1808.

Hingga sekarang, hoax masih terus bahkan bertambah eksis. Belum lagi saat ini kita sudah masuk di era digital di mana informasi bisa dengan secepat kilat menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Salah satu pengalaman pribadi yang saya alami adalah pada 27 Mei 2006 silam ketika gempa bumi berkekuatan 5,9 SR mengguncang kota Jogjakarta dan sekitarnya. Saat itu saya masih duduk di bangku SD. Gempa yang terjadi pada Sabtu pagi pukul 05:55:03 pagi itu terasa kuat hingga tempat tinggal saya di Kebumen.

Selepas gempa, warga sekitar melakukan aktivitas seperti biasanya karena tidak ada dampak kerusakan dan korban jiwa. Saya pun berangkat sekolah seperti biasanya. Di sekolah, beberapa siswa tidak masuk tanpa alasan. Keesokannya, siswa yang tidak masuk itu ditanya oleh guru, ternyata mereka mengungsi ke pegunungan karena saat itu ada berita yang entah dari mana asalnya menyebar bahwa ada Tsunami menerjang pantai Karangbolong padahal dari BMKG sendiri mengatakan bahwa gempa saat itu tidak berpotensi tsunami.

Ya, saya pikir wajar karena kita saat itu masih dalam bayang-bayang betapa mengerikannya gempa bumi dan tsunami yang melanda Aceh dan Sumut yang menewaskan ratusan ribu jiwa. Jadi ketika ada gempa dan ada isu tsunami orang-orang masih trauma dan takut terjadi seperti yang ada di Aceh. Itu adalah salah satu dampak hoax yang pernah saya alami sendiri dan dalam lingkup yang terbilang kecil.

Lebih besar, hoax bahkan adalah salah satu pemicu perang dunia kedua yang menyebabkan banyak perubahan geopolitik, dan pemicu Eropa melakukan penjajahan di negara Asia Pasifik. Saat itu Polandia dituduh menyerang Jerman. Padahal faktanya, seorang Jenderal SS bernama Alfred Navjocks memimpin 6 perwira untuk menyamar sebagai tentara pemberontak Polandia. Kemudian mereka menculik seorang petani Polandia dan membawanya ke stasiun radio milik Jerman. Mereka berpura-pura menyiarkan berita seolah-olah stasiun radio tersebut telah dikuasai oleh Polandia dan memperingatkan akan menyerang Jerman dalam waktu dekat. Inilah alasan Jerman melakukan invasi terhadap Polandia yang menjadi pemicu perang aliansi besar-besaran di Eropa. Sungguh mengerikan.

Seiring berkembangnya teknologi, apalgi dengan adanya internet yang semakin cepat, hoax bukan hanya tentang berita bohong/palsu saja. Sebuah informasi juga bisa menjadi hoax akibat disinformasi dan juga misinformasi.

Masih hangat di daerah saya beberapa pekan lalu, beredar sebuah video tidak senonoh yang tersebar di dunia maya. Berdasarkan keterangan video tersebut, dikatakan bahwa video tersebut diambil di Pantai Sawangan, Kebumen. Namun kenyataannya, itu tidak diambil di Pantai Sawangan. Sampai saat ini, masih belum jelas di mana video tersebut diambil.

Akibat video tersebut yang terlanjur viral, tentu saja membuat citra wisata Pantai Sawangan menjadi tercoreng. Akhirnya, pihak pengelola Pantai Sawangan memberikan klarifikasi bahwa video tersebut bukan dilakukan di Pantai Sawangan.

Salah satu keindahan Pantai Sawangan, foto dari: explorekebumen.com


Inilah contoh nyata hoax akibat kesalahan informasi.

Melawan hoax memang tidak mudah, ditambah dengan adanya internet. Sebuah informasi bisa dengan cepatnya menyebar ke seluruh dunia hanya dalam hitungan detik.

Hoax akan terus ada dan tidak mungkin dihentikan. Namun ada satu yang bisa menghentikan lingkaran setan dan mata rantai ini yaitu diri kita sendiri. Saat kita menerima sebuah hoax, kita lah yang menentukan apakah kita bisa mendeteksi berita itu hoax atau ikut mempercayainya.

Namun nyatanya, sebagian besar masyarakat dunia maya masih mudah sekali termakan berita hoax. Akibatnya berita hoax dengan mudahnya tersebar semakin luas. Mudahnya berita hoax menyebar juga terjadi karena pola komunikasi dunia maya yakni 10-to-90 yang berarti 10% adalah orang yang memproduksi konten dan 90% orang menyebarkan konten secara sukarela. Padahal sebagian besar konten yang mereka sebarkan adalah konten hoax.

Karena itu, kita bisa melawan hoax selama kita bijak dalam menggunakan dunia maya. Beberapa langkah kunci ini bisa kita terapkan untuk melawan hoax.

Tanggung Jawab

Sebelum kita mengunggah atau menyebarkan sebuah informasi, kita harus memikirkan dengan matang dan pastikan konten yang akan kita unggah dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Menumbuhkan Empati


Selain kebenaran konten yang kita unggah, kita juga harus menumbuhkan empati. Saat kita mengunggah atau menyebarkan sebuah konten, bagaimanakah dampaknya bagi orang lain, merugikan atau tidak.

Menjaga Keaslian Konten

Saat hendak menggunggah konten, pastikan kita tetap menjaga keaslian konten tersebut. Jangan sampai konten yang kita sebarkan ini berubah yang bisa jadi akan menimbulkan misinformasi dan disinformasi bagi orang lain yang menerimanya.

Kritis

Kita wajib mengevaluasi konten yang kita dapatkan, apakah konten ini valid, apakah ini layak, dan yang jelas memastikan kalau ini bukan hoax.

Punya Integritas

Saat kita menerima informasi yang tidak benar, kita tidak hanya diam saja. Kita harus berani mengatakan bahwa ini salah, ini benar dan melawan tindakan negatif di dunia maya.

Kita tidak sendirian, karena pemerintah pun secara tegas memerangi hoax. Selain itu, ada banyak sekali organisasi anti hoax yang ikut berjuang melawan hoax.

Kita bisa melaporkan berita hoax lewat email ke aduankonten@mail.kominfo.go.id atau juga menuju website www.aduankonten.id.

Kalau mau lebih mudah, kita juga bisa melaporkannya lewat WhatsApp ke nomor 081-1922-4545.

Kita juga bisa mengecek sebuah informasi hoax atau bukan lewat website www.stophoax.id dan melaporkan temuan hoax di www.stophoax.id/lapor-hoax.

Kesimpulannya, hoax bisa kita lawan dengan bermula dari diri kita sendiri. Hoax ibarat penyakit, dan kita ibarat sistem imun yang selalu siap melindungi tubuh dari penyakit. Jika semua orang bijak dalam menggunakan dan memanfaatkan dunia maya, hoax tentu bisa kita lawan meskipun hoax tidak akan pernah habisnya, namun kita bisa hentikan ruang geraknya.

Yuk, jadi netizen bijak yang peduli dan tidak mudah terpancing dalam menerima informasi.

Postingan blog ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2019.
#LombaBlogPPIJateng2019
#PPIJateng2019Wonosobo
#20-22SEPTEMBER
#JawaTengahGayeng
#JawaTengahIndah

Nyicil Tanpa Kartu Kredit, Akulaku Boleh Juga




'Pengen punya hape baru? Tinggal dikredit aja, nggak perlu pake nabung lama-lama', begitu salah satu iklan yang aku lihat ketika menonton video di YouTube.

Akhir-akhir ini, perusahaan yang menawarkan kredit dan pinjaman online sedang menjamur di Indonesia. Salah satunya adalah Akulaku yang juga menawarkan hal serupa tanpa harus memiliki kartu kredit dengan persyaratan yang mudah.

Suka Mandi Air Dingin Atau Air Hangat?


'Bangun tidur, ku terus mandi. Tidak lupa menggosok gigi', begitu lirik lagunya. Meskipun fakta di lapangan mengatakan bangun tidur ku terus ngecek hape.

Mandi di pagi hari dengan udara yang masih cukup dingin, beberapa orang lebih suka menggunakan air dingin karena terasa lebih menyegarkan. Beberapa orang lainnya lebih senang menggunakan air hangat dengan alasan ogah melawan dinginnya air.

Baik menggunakan air dingin maupun hangat, tujuan mandi adalah sama-sama membersihkan diri dan menyegarkan tubuh.

Namun dibalik itu semua, ternyata mandi air dingin dan hangat punya manfaat yang berbeda lho! Nah, jadi bingung kan, mana yang lebih baik, mandi menggunakan air dingin atau air hangat?

Manfaat Mandi Air Dingin

'Nyes!', begitu air guyuran pertama membasahi tubuh kita. Saat air dingin mengenai badan, kita akan merasakan sedikit kejutan yang akan melancarkan sirkulasi oksigen dan darah ke seluruh tubuh, meningkatkan detak jantung, dan kewaspadaan. Hal ini dikarenakan darah mengalir lebih cepat untuk mempertahankan suhu tubuh tetap ideal.

Samsung Galaxy Note 10 dan 10+ Rilis, Desainnya Mantul


Tanggal 8 Agustus 2019 kemarin adalah hari bersejarah untuk Samsung karena pada di tanggal tersebut mereka resmi merilis flagship terbarunya Samsung Galaxy Note 10 dan 10+ di New York, Amerika Serikat. Tumben sekali Samsung merilis dua sekaligus untuk seri Note-nya.

Seri Note 10 kali ini membawa banyak perubahan dari kakaknya yang juga sukses di pasaran, Samsung Galaxy Note 9. Salah satu perubahan yang mencolok dari generasi sebelumnya adalah desainnya yang menurut saya semakin keren.

Aku, Mata Kering dan Insto Dry Eyes


Mata kering merupakan kondisi di mana mata kekurangan air mata sehingga tidak bisa memberikan kelembaban pada mata. Fungsi air mata ini sendiri adalah untuk menjaga permukaan mata tetap halus dan melindungi mata dari gangguan luar seperti kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi. Air mata terdiri dari air, lemak, lendir, dan lebih dari 1500 protein.

Mata kering bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

1. Perubahan Hormon

Mata kering bisa disebabkan oleh perubahan hormon. Umumnya yang lebih beresiko terkena mata kering adalah wanita karena merekalah yang paling sering mengalami perubahan hormon (masa kehamilan, menopause, penggunaan pil KB).

2. Faktor Usia

Produksi air mata akan menurun seiring bertambahnya usia. Itu sebabnya mata kering juga sering dialami oleh orang yang sudah lanjut usia.

3. Kondisi Medis

Selain dua sebab di atas, bekurangnya produksi air mata juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit seperti diabetes, lupus, scleroderma, HIV, defisiensi vitamin A, Bell's palsy, dan lainnya. Orang yang mengalami mata kering juga bisa disebabkan karena Meibomian Gland Dysfunction (MGD) yang merupakan peradangan batas kelopak mata yang menghadang kelenjar air mata untuk memproduksi air mata.

4. Pengaruh Obat

Efek samping obat-obatan seperti antihistamin, dekongestan, pengganti hormon, antidepresan, kontrasepsi oral, obat parkinson, obat darah tinggi juga bisa menyebabkan mata kering.

5. Lingkungan

Faktor-faktor lingkungan seperti debu, asap, angin, AC, terlalu lama di depan monitor juga bisa memperparah mata kering karena mengakibatkan air mata menjadi lebih cepat menguap.

Mata kering bisa dialami oleh siapa saja, termasuk saya. Akhir-akhir ini saya mengalami mata kering. Salah satu yang faktor yang menyebabkan saya mengalami mata kering adalah karena pola hidup saya.

Saya adalah seorang pramuniaga di sebuah minimarket di dekat tempat saya tinggal. Setiap hari saya berada di dalam ruangan ber-AC selama 8 jam lebih dan hal itu menyebabkan air mata menjadi cepat menguap.

Hal itu diperburuk dengan jalan rusak yang setiap hari saya lalui untuk berangkat dan pulang kerja. Meskipun saya selalu memakai helm tertutup namun tetap saja masih ada debu yang masuk, apalagi sekarang ini adalah musim kemarau. Paling malas kalau berpapasan dengan kendaraan roda empat atau lebih, debunya itu lho.

Jalan yang setiap hari saya lewati. Debunya nampol gan!


3 minggu belum dicuci sampai bisa buat nulis. hehehe

Selain keseharian saya yang harus berada di dalam ruangan ber-AC dan menghadapi debu-debu jalan rusak, saya termasuk orang yang tidak bisa lepas dari gadget saya. Setiap pulang kerja saya lebih sering menghabiskan waktu di depan smartphone saya untuk menonton drama Korea.

Nonton Hotel Del Luna


Drama Korea menyuguhkan cerita yang unik dan membuat kita selalu penasaran untuk menontonnya. Itu sebabnya saya suka menonton drama Korea dibanding sinetron di televisi. Selain itu juga karena pemainnya cantik-cantik. Kan pas untuk menghilangkan penat sejenak sepulang kerja, hehehe.

Tidak hanya dengan smartphone, saya juga sering bermain game di PC. Game sepakbola Pro Evolution Soccer (PES) adalah favorit saya. Kadang saya bisa menghabiskan waktu hingga 3 jam hanya untuk bermain game. Selain bermain game, kegiatan berlama-lama di depan layar saya adalah menulis postingan di blog, mengedit template, atau iseng-iseng edit foto yang saya ambil dengan smartphone saya.

Bermain master liga di PES, berhasil mengantarkan Prancis juara piala dunia.


Karena kebiasaan tersebut, saya mulai merasakan gejala-gejala mata kering. Sulit membuka mata saat bangun tidur. Salah satu yang saya rasakan adalah kelopak mata atas dan bawah saya menempel pada saat saya pertama kali membuka mata di pagi hari. Bukan yang sampai susah dibuka sih, tapi hanya sebatas merasakan kalau kelopak mata saya menempel.

Mata sepet dan berair. Ini sering terjadi ketika saya sedang tiduran sambil menonton drama Korea. Tiba-tiba saja air mata mengalir ke pipi. Mata kering kok malah berair sih? Nah, sebenarnya ini adalah air mata palsu yang kandungannya tidak seperti air mata pada umumnya. Ini terjadi karena respon tubuh terhadap mata kering yang kita alami.

Sensitif terhadap sinar matahari. Saat saya melihat sinar matahari yang menyinari sebuah benda, daun misalnya, rasanya itu begitu silau di mata.

Mata seperti berpasir. Ini yang bikin risih. Di dalam mata terasa seperti ada sesuatu yang mengganggu dan ini membuat saya merasa gemas ingin ngucek-ngucek mata saya. Padahal kan mengucek mata adalah hal yang tidak dianjurkan.

Mata perih. Ketika saya mulai bekerja, lama-lama mata saya terasa perih. Hal ini terjadi karena di dalam ruangan ber-AC air mata saya menjadi lebih cepat menguap. Begitu pula saat terkena angin ketika saya berkendara dengan sepeda motor. Apalagi anginnya membawa debu.

Mata pegel. Saat saya sedang menulis postingan di blog, mata saya terpaku pada layar laptop untuk memperhatikan kalimat yang saya tulis. Belum lagi kalau kebetulan saya sedang mengedit template blog di mana mata harus jeli memperhatikan setiap karakter kode html yang sedang diedit. Kalau salah, bisa repot lagi kan. Hal ini membuat saya menjadi lebih jarang berkedip. Itu yang membuat mata lelah dan terasa pegel.

Itu adalah gejala mata kering yang saya alami. Gejala mata kering juga bisa ditandai dengan mata merah hingga penglihatan kabur. Mata kering memang terlihat sepele namun tidak sesepele itu karena bisa mengakibatan masalah yang lebih serius kalau tetap dibiarkan.

Awalnya saya pikir ini adalah hal biasa yang nantinya akan sembuh sendiri. Tapi setelah saya pikir-pikir, faktor yang menyebabkan mata kering ini setiap hari saya lakukan. Mana mungkin akan reda dengan sendirinya ya kan? Mata adalah jendela dunia, saya tidak mau mata kering ini malah membuat masalah serius dalam mata saya. Nanti malah merepotkan.

Untuk meredakan mata kering yang saya alami ini, saya menggunakan obat tetes mata Insto. Karena Insto menghadirkan produk yang dikhususkan untuk menangani masalah mata kering, Insto Dry Eyes namanya.


Saya beli Insto Dry Eyes di apotek dekat rumah saya. Harganya pun amat sangat terjangkau. Saya beli dengan harga Rp 14.500,- saja untuk ukuran 7,5 ml (bukan harga resmi, beda tempat mungkin beda harga).


Menggunakannya seperti obat tetes mata pada umumnya, tinggal tetes saja. "Tes!", eh menceng, jatuhnya bukan ke mata malah ke pipi. Hayo! Ngaku pasti pernah mengalami kejadian begitu saat meneteskan obat tetes mata sendiri.

Setelah ditetesi, mata terasa segar dan ada sensasi dinginnya. Tidak ada rasa perih atau apapun, kecuali kalian meneteskannya bersama dengan sambal terasi. Bercanda kok, intinya tidak menimbulkan rasa apa-apa selain dingin. Setelah itu, mata terasa lebih segar. Itu yang selama ini saya alami saat menggunakan Insto Dry Eyes ini.

Insto Dry Eyes berfungsi sebagai air mata buatan yang digunakan sebagai pelumas pada mata untuk menambah kelembaban mata yang kering. Selain digunakan sebagai air mata buatan, kandungan aktif di dalam Insto Dry Eyes juga berperan untuk membunuh bakteri yang ada di dalam mata.

Selain karena ampuh untuk meredakan mata kering, hal yang saya sukai lainnya adalah ukurannya yang mini. Dengan ukurannya yang kecil, saya bisa membawanya dengan mudah ke mana pun saya pergi. Saya berani menggunakan Insto juga karena produk ini sudah dipastikan aman karena telah terdaftar dalam Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Untuk meredakan dan mencegah mata kering yang saya alami, saya juga melakukan tindakan lain selain menetesi dengan Insto Dry Eyes.

1. Lebih Sering Mengedipkan Mata


Hal ini saya lakukan baik ketika melihat gadget ataupun saat bekerja. Saat melihat gadget saya terkadang lupa berkedip karena terlalu fokus pada layar atau monitor. Sedangkan saat bekerja, hal ini untuk mencegah penguapan air mata lebih cepat karena AC.

2. Mengalihkan Pandangan dari Layar


Ketika saya sedang berada di depan layar, saya sekarang mengatur waktu kapan saya sesekali harus mengalihkan pandangan ke luar ruangan. Menurut penelitian, memandang objek berwarna hijau dapat membuat efek sejuk pada mata. Untungnya saya hidup dipedesaan di mana di samping rumah masih banyak pepohonan rindang.

Contoh objek berwarna hijau. Wkwk


3. Memperhatikan Kecerahan Layar

Saya selalu mengatur tingkat kecerahan layar, baik di smartphone maupun di laptop. Untuk di smartphone, saya aktifkan fitur Reading Mode supaya mata tetap relax yang akan aktif begitu matahari terbenam dan mati ketika matahari terbit.

Mengaktifkan Reading Mode otomatis begitu matahari terbenam.


4. Mencegah Mata Kering Lewat Makanan


Untuk mencegah mata kering, saya harus mengonsumsi makanan yang mengandung gizi yang diperlukan untuk kesehatan mata seperti vitamin A dan omega 3. Bisa jadi faktor ini juga yang menyebabkan mata saya kering. Karena saya memang jarang mengonsumsinya.

Mata kering memang bisa diakibatkan oleh faktor yang saya sebutkan di atas, seperti perubahan hormon, pengaruh usia, kondisi medis, obat-obatan, namun mata kering juga bisa dipengaruhi dari kegiatan sehari-hari yang kita lakukan. Apalagi kita hidup di negara tropis yang cenderung panas, banyak polusi, dan kebiasaan kita berada di depan layar atau monitor.

Untungnya ada Insto yang menyediakan produk untuk membantu mata tetap terjaga dari gangguan, mulai dari mata iritasi hingga mata kering. Oleh karena itu, mari kita jaga kesehatan mata kita supaya bisa melihat keindahan dunia tanpa gangguan suatu apapun.






  • sumber gambar: dokumen pribadi dan ilustrasi diambil dari situs penyedia gambar gratis pixabay.com

Tips Memilih Cream Cheese Berkualitas Sesuai Kebutuhan


Keju merupakan salah satu bahan makanan yang terbuat dari olahan susu yang difermentasikan dalam jangka waktu tertentu. Inilah yang membuatnya cita rasanya menjadi gurih dengan aroma yang lebih kuat dan khas. Seringkali, keju dipergunakan untuk berbagai bahan makanan supaya menambah cita rasa makanan dan membuatnya semakin lezat dan nikmat.

Di dunia ini ada banyak sekali jenis makanan yang bisa dikombinasikan dengan bahan keju, baik sebagai bahan utamanya maupun sebagai pelengkap. Untuk jenisnya, keju sangatlah beragam. Salah satu jenisnya adalah cream cheese atau yang dikenal juga sebagai keju muda.

Varian keju yang satu ini memang mudah sekali dijumpai di pasaran, ia memiliki aroma dan rasa yang tidak begitu kuat, sehingga banyak yang menyukainya. Namun jangan salah karena ternyata kandungan gizi yang ada di dalam keju tersebut sebenarnya juga tidak kalah tinggi dibandingkan keju-keju yang lainnya. Berikut ini diantaranya tips bagi Anda yang ingin membeli cream cheese tersebut agar tidak salah pilih, yaitu:

Memilih Ukuran Sesuai Kebutuhan

Pilihlah ukuran yang sesuai dengan kebutuhan, istilah lainnya adalah pemilihan bobot keju tersebut memang tidak boleh sembarangan, usahakan yang sekali pakai langsung habis. Mengapa? Ya, meskipun keju yang masih tersisa bisa kita simpan di freezer, namun hal itu malah akan mengurangi cita rasa dan kualitas keju itu sendiri.

Perhatikan Merk

Umumnya, keju yang enak memang dikeluarkan oleh merk yang berkualitas juga. Keju yang berkualitas tidak melulu hanya dimiliki oleh produk impor atau brand luar karena sudah ada banyak sekali merk/brand keju berkualitas yang asli dari Indonesia.

Sesuaikan dengan Budget

Pertimbangan penting lainnya dalam membeli keju adalah memilih yang sesuai dengan kondisi keuangan atau budget yang dimiliki. Karena berbeda pilihan produk, harga yang ditawarkan juga berbeda. Perbedaan harga ini umumnya menyesuaikan dengan bobot dan juga merk yang mengeluarkannya sendiri.

Untuk kalian yang ingin mencari berbagai jenis keju, kita bisa menemukan berbagai macam produk cheese cream hanya di Tokowahab. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan berbagai produk keju edam yang berkualitas hanya di Tokowahab. Berbagai produk olahan keju sangat beragam dijual di Tokowahab mulai dari yang murah sampai dengan yang paling mahal semua lengkap.

Selain pilihan yang lengkap, sering kali ada penawaran terbaik untuk pembelian bahan baku kue dengan harga promo atau disertai potongan harga khusus.

Dapatkan Lebih Banyak Pesanan, Jual Online di Blibli.com


Teknologi berkembang, kita juga harus ikut berkembang.

Saat ini kita sudah masuk ke dalam era digital di mana saat ini hampir semua hal bisa dilakukan selama ada koneksi internet. Belanja online adalah salah satunya. Bahkan, menurut Bank Indonesia, pada tahun 2018 kemarin diperkirakan ada 24,7 juta orang yang belanja online. Dari jumlah perkiraan itu, nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp 144 triliun. Angka ini kemungkinan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu karena tren belanja online diprediksi akan terus meningkat hingga tahun 2030 mendatang.

Vivo S1, Smartphone-nya Para Muda-Mudi. Katanya...


Selasa, 16 Juli kemarin sebuah ponsel pintar terbaru dari Vivo resmi dirilis di Indonesia, yaitu Vivo S1. Selamat untuk Vivo yang sudah berhasil mendapat gelar S1. Ngomong-ngomong, dulu kuliah jurusan apa nih?

Vivo S1 ditujukan untuk menyasar kaum millenial, katanya. Dijual dengan harga resmi Rp 3.599.000. Dengan harga 3,6 juta kembali seribu, seperti apa spesifikasinya?

DESAIN

Melihat penampakannya, desain Vivo S1 terlihat stylish dan eye-catching. Hadir dengan dua warna yakni Cosmic Green dan Skyline Blue.

Vivo S1 Cosmic Green
Vivo S1 Skyline Blue



Stylish

Kedua varian warna yang dihadirkan memiliki efek mengkilap seperti pantulan kaca. Vivo S1 juga menggunakan desain bodi 2,5D sehingga membuatnya nyaman dalam genggaman tangan.

Bodi Polycarbonate

Dilihat sekilas, ponsel ini memang terlihat seperti terbuat dari kaca. Namun sebenarnya bodi belakangnya ini berbahan polycarbonate. Dengan desain yang sangat pas ini, bisa membuat mata tertipu dan mengira kalau ponsel ini benar-benar kaca. Namun setelah menggenggamnya, barulah kita sadar bahwa ini bukan kaca. Meskipun begitu, Vivo S1 tetap kokoh dan bagus.

Layar Super AMOLED

Vivo S1 menggunakan layar Super AMOLED yang akan memanjakan mata dengan tampilannya yang jernih. Ponsel ini juga sudah dilengkapi dengan fitur Always On Display dengan berbagai tema unik sesuai dengan gaya yang kita sukai. Bentang layarnya seluas 6.38 inci dengan aspek rasio 19,5:9 dan punya rasio screen-to-body mencapai 90%. Wajar bila Vivo menamakan layar Vivo S1 ini dengan Super AMOLED Ultra All Screen. Layarnya sudah Full HD+ yang membuatnya semakin nyaman dipandang.

Screen Touch ID

Melihat bagian belakang bodi Vivo S1, kita tidak lagi menemukan sensor sidik jari karena ponsel ini sudah dibekali dengan sensor fingerprint di dalam layar. Vivo menyebutnya sebagai Screen Touch ID.

PERFORMA

Vivo S1 hadir dengan performa yang andal sesuai dengan harga yang ditawarkan. Dibekali dengan RAM sebesar 4GB kemudian dilengkapi juga dengan storage internal besar yakni 128GB.

Pakai SoC MediaTek Helio P65

SoC yang dipakai ponsel ini menggunakan MediaTek Helio P65 berdesain 12nm. Menggunakan prosesor octa-core (2x2.0 GHz Cortex-A75 dan 6x1.7 GHz Cortex-A55).

Ultra Game Mode & Multi-Turbo

Untuk menambah pengalaman menyenangkan saat bermain game, Vivo membekali S1 dengan fitur Ultra Game Mode. Selain itu, ada juga fitur Multi-Turbo yang diklaim Vivo bisa mengurangi frame-drop hingga 300%.

Storage Besar

Kapasitas memori internal Vivo S1 128GB. Ini terbilang besar, dan tentu saja membuat kita bisa menyimpan lebih banyak file dan aplikasi. Selain itu, kita juga masih bisa menambah storage-nya dengan microSD jika memori internalnya masih belum cukup.

Baterai Jumbo & Fast Charging

Dengan kapasitas baterai 4.500mAh, kita bisa lebih leluasa menggunakan ponsel ini untuk berbagai kegiatan sepanjang hari. Besarnya kapasitas baterai Vivo S1 juga ditopang dengan fitur Dual-Engine Fast Charging yang membuat pengisian daya menjadi lebih cepat.

KAMERA

Triple kamera belakang ditambah satu kamera depan berukuran piksel besar akan memanjakan kita untuk memenuhi kebutuhan fotografi. Kamera belakangnya didesain bertumpuk ke bawah, sedangkan kamera depannya diletakkan pada bagian notch bergaya water drop. Baik kamera depan maupun belakangnya sama-sama sudah dilengkapi dengan AI (Kecerdasan Buatan).

Kamera Belakang

Lensa utama kamera belakangnya beresolusi 16MP dengan bukaan cukup lebar f/1.78 dengan dukungan sensor Sony IMX499. Di bawahnya, terdapat lensa wide berukuran 8MP dengan bukaan f/2.2 yang bisa mengambil gambar hingga 108 derajat. Lensa ketiga berukuran 2MP sebagai sensor untuk menghasilkan gambar bokeh dengan bukaan f/2.4.

Kamera Depan

Salah satu  yang menjadi daya tarik dari Vivo S1 adalah kamera depannya yang beresolusi 32MP dengan bukaan f/2.0. Dengan resolusi sebesar ini, kamera depan Vivo S1 bisa menghasilkan gambar yang tajam, jernih, dan memukau.

LAIN-LAIN

Berikut adalah beberapa spesifikasi dan fitur yang menjadi nilai tambah dari Vivo S1.

Smart Button

Mengingat semakin banyak orang yang menggunakan Google Assistant, Vivo S1 menyadari hal itu dengan menyematkan tombol Smart Button di bagian kiri ponsel untuk mengakses Google Assistant dengan lebih cepat.

Sensor Lengkap

Sensor yang tersedia di Vivo S1 terbilang lengkap mulai dari Accelerometer, Ambient light, Proximity, E-Compass, Gyroscope, dan fingerprint sensor.

Ada Jack Audio 3.5mm

Kehadirannya ini tentu menjadi nilai tambah mengingat banyak produsen kini mulai menghilangkan jack audio 3.5mm ini. Peletakannya juga pas yaitu pada bagian bawah ponsel jadi kabel earpices tidak akan begitu mengganggu.

Dalam Box

Dalam pembelian Vivo S1, kita akan mendapatkan satu unit Vivo S1, earpieces, kabel USB, adapter, SIM Ejector, case, dan screen protector. Dengan begini kita tidak perlu membeli aksesoris tambahan untuk Vivo S1 ini karena semua sudah tersedia bahkan sampai ke pelindung layarnya.

Yang Kurang 

Dengan harga 3,6 juta, sayangnya Vivo S1 masih menggunakan kabel micro USB 2.0. Mungkin jika Vivo memberikan USB Type-C akan membuat ponsel ini semakin sempurna. Namun kekurangan ini tertutupi dengan adanya fingerprint dalam layar dan layar Super AMOLED lengkap dengan Always On Display-nya.

KESIMPULAN


  • Vivo S1 yang diproyeksikan untuk menggaet kaum muda-mudi rasanya pas dengan spesifikasi yang ditawarkan. Mulai dari sektor fotografi dengan 3 kamera belakang dan kamera depannya yang beresolusi besar. Kemampuan kamera Vivo S1 rasanya cukup untuk memanjakan kaum millenial di era serba digital ini.
  • Begitu pula untuk memanjakan para gamers mobile. Dengan SoC MediaTek Helio P65, kita sudah bisa merasakan pengalaman gaming yang baik apalagi ditambah dengan fitur Ultra Game Mode dan Multi-Turbo.
  • Semuanya kegiatan di atas bisa ditopang dengan kapasitas baterainya yang besar.


Sekian ulasan tentang Vivo S1.

Beginilah Cara Mengupil Yang Baik dan Benar!


Mengupil adalah kegiatan mengambil benda asing atau kotoran di dalam rongga hidung dengan cara memasukkan jari tangan ke dalamnya. Kotoran atau benda asing inilah yang sering disebut dengan upil. Upil tercipta karena adanya membran mukosa yang terus terproduksi setiap hari. Kemudian membran ini akan mengering saat terkena udara lembab atau lainnya dan jadilah benda padat yang kita sebut upil.

Produksi upil meningkat apabila kita menghirup udara kotor, misalnya bekerja atau melewati jalan berdebu. Debu-debu itu ikut terhirup kemudian tersaring oleh rambut-rambut hidung dan jadilah upil. Itulah fungsinya rambut pada hidung.

Umumnya, jari yang digunakan untuk mengupil adalah jari telunjuk, meskipun ada beberapa oknum yang mengupil menggunakan jari kelingking. Sebagai informasi, dalam bahasa Inggris, mengupil disebut dengan 'pick one's nose' atau 'pick your nose'.

Tidak perlu disangkal lagi bahwa kegiatan mengupil bisa jadi 'candu' dan akhirnya menjadi kebiasaan. Wajar, karena upil di dalam rongga hidung membuat hidung merasa risih dan gatal sehingga kita ingin mengoreknya dengan jari. Sebuah kenikmatan dan kepuasan tersendiri saat kita mengupil dan mendapatkan upil yang besar. Kemudian, tangan secara reflek memilin upil yang diperoleh sehingga menjadi bola-bola kecil yang kemudian kalian hempaskan dengan sentilan maut. Ayo ngaku saja.

Dalam istilah medis, kebiasaan mengupil disebut dengan rhinotillexomania.

Hanya Boleh Dibaca Oleh Kalian Yang Punya Otak!




Di dalam kepala manusia, terdapat organ yang paling vital peranannya dalam kelangsungan hidupnya. Otak, organ yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri lebih dari 100 juta neuron (sel saraf) yang dilindungi oleh sel glia.

Otak inilah yang punya tanggung jawab atas segala pengaturan di dalam seluruh tubuh dan pemikiran manusia. Seperti organ-organ yang lain, otak juga perlu dijaga kesehatannya.

Samsung Galaxy A10 dan M10, Mana Yang Terbaik?


Beberapa waktu yang lalu, Samsung merilis smartphone seri terbarunya yakni seri M. Seri M yang pertama kali mendarat ke Indonesia adalah Samsung Galaxy M20 yang kemudian disusul dengan Galaxy M10. Kemudian, Samsung juga mendatangkan Galaxy A10 yang memiliki spesifikasi dan harga yang hampir sama dengan Galaxy M10. Keduanya merupakan varian terendah dari seri M dan seri A.