Membicarakan Nasib Huawei Setelah Diblacklist Amerika Serikat, Tapi Bohong!


Pabrikan smartphone asal Tiongkok, Huawei benar-benar diblacklist oleh Amerika Serikat. Undang-undang yang mengatur tentang larangan penggunaan teknologi Huawei di AS sudah disahkan oleh Donald Trump. Jelas ini kabar buruk bagi Huawei.

Karena kebijakan tersebut, mau tidak mau kerjasama dan bisnis antara Huawei dan Google harus terhenti. Huawei sebagai produsen Android kan mau tidak mau butuh Google. Iya si, Google saja diblokir di China, tapi kan Huawei pasarnya global dan banyak orang bergantung pada Google termasuk saya. Hiya hiya hiya.

Yang Masuk Ke Indonesia Baru Cinta Monyet, Cacar Monyet Jangan Sampai


Beberapa waktu terakhir, Indonesia dihebohkan dengan kabar wabah cacar monyet di Singapura. Hal itu membuat beberapa orang khawatir mengingat Indonesia dan Singapura bertetangga. Takutnya, penyakit ini menular dan mewabah di Indonesia. Jangan sampai deh.

Cacar monyet merupakan penyakit yang sangat awam untuk kita, khususnya saya. Yang saya tahu baru cinta monyet. Cinta monyet adalah kisah cinta antara dua monyet. Eh salah. Cinta monyet adalah kisah cinta manusia yang mirip monyet. Salah lagi. Cinta monyet merupakan kisah cinta yang terjadi di masa-masa masih remaja atau anak-anak dan belum terikat pada komitmen. Ya kurang lebih seperti itu. Lanjut ke cacar monyet. Kenapa jadi ngomongin cinta monyet sih.

Membangun Daerah 3T Untuk Wujudkan Indonesia Maju dan Sejahtera



Di siang bolong hari kedua berpuasa, aku terbengong di teras rumah. Kudengar teriakan-teriakan cacing di perut namun sengaja tak kuhiraukan. Bukannya aku kejam, tapikan ini kewajiban. Siang ini cuaca begitu terik, sinar mentari menerangi dunia dan mengeringkan cucian yang dijemur tetangga. Panasnya cuaca dan nyanyian burung ciblek liar di pohon mangga membuatku terbuai lamunan, pikiranku terbang hingga ke seluruh penjuru Indonesia tercinta.

Resah: Dilema Menjelang Pemilu 2019


Tanggal 17 April besok kita akan merayakan pesta demokrasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden lagi. Tidak cuma itu, kita juga sekaligus akan memilih anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota periode 2019-2024. Sebagai rakyat Indonesia, aku pun tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menusuk-nusuk wajah mereka-mereka yang mencalonkan diri di kertas surat suara.

Mau Menurunkan Berat Badan, Susahnya Minta Ampun. Malah Bertambah!

"Dit, perasaan aku sering olahraga, kok berat badanku nggak turun-turun ya? Malah naik", begitulah sepenggal curhatan Suko, teman sekaligus tetanggaku.

Temanku ini memang memiliki berat badan di atas rata-rata. Itu sebabnya beberapa waktu ini ia sedang rajin-rajinnya berolahraga untuk menurunkan berat badan. Kami ini teman sejak SD, dan kami saling melengkapi. Dia kelebihan berat badan dan aku kekurangan berat badan. Hiya hiya hiya...

Jogging beberapa hari yang lalu.


Kami biasa jogging di Alun-Alun dekat dengan tempat tinggal beberapa kali dalam sepekan. Setelah beberapa minggu, Suko mengecek berat badannya.

ASUS VivoBook Pro F570, Kombinasi AMD Dengan NVIDIA Bikin Kamu Makin Produktif




Di suatu siang yang cerah, matahari memancarkan sinarnya untuk mengeringkan pakaian yang dijemur manusia di bumi. Di dalam sebuah rumah yang berada di daerah terpencil, ada seorang pemuda yang tengah gabut. Dalam kegabutannya, pemuda itu sedang menatap laptopnya yang sedang mengalami 'not responding' saat membuka aplikasi.

Bete dan merasa ingin membanting laptopnya, tiba-tiba ada suara bisikan pria setengah tua terdengar menggema di telinganya. "ASUS VivoBook Pro F570", bisikan itu terdengar dari dalam sebuah lemari di kamarnya.

"Ayam eh ayam!", pemuda itu latah karena terkejut. "Wahai anak muda, kalau kamu kaget itu nyebut Astaghfirulloh, bukan malah nyebut ayam!", suara itu semakin jelas terdengar. "I..iya, maafkan aku khilaf." jawab pemuda itu. "Tapi si..siapa kamu?"

"Aku adalah jin yang baik hati yang bisa mengabulkan sebuah keinginan. Aku tahu kamu sedang emosi karena laptopmu lelet. Iya kan?", suara dari dalam lemari yang mengaku sebagai jin. "Bagaimana kamu bisa tahu?", jawab pemuda itu.


"Karena itu, aku ingin memberimu hadiah berupa ASUS VivoBook Pro F750", kata jin sambil tersenyum sok manis dan memberikan laptop baru kepada pemuda gabut itu. "Terimakasih, om jin. Aku bahagia.", ucapnya kegirangan sambil jingkrak-jingkrak di atas kasur.

--'TAMAT'--


"Hohoho!", suara besar menggelegar menyadarkan seorang pemuda yang sedang senyum-senyum sendiri di kamarnya sambil menunggu laptopnya yang 'not responding'. Suara itu mengejutkan pemuda itu dan membuatnya takut. "Jangan takut wahai anak muda.", jin itu menampakan dirinya dengan kepala plontosnya. "Aku tahu kamu sedang mengidamkan ASUS VivoBook Pro F750 kan?"

"Baiklah, aku akan memberimu itu, tapi ada syaratnya. Pertama, laptop ini diciptakan untuk mereka yang produktif dan kreatif. Kalau kamu cuma orang yang suka nonton video grebek rumah di Youtube dan stalking Instagram mantan, lebih baik tidak usah karena itu tindakan yang sia-sia dan tidak ada faedahnya. Tidak perlu harus punya laptop ASUS VivoBook Pro F570 untuk melakukan hal bodoh itu.", Om jin mulai menjelaskan.

Pemuda itu manggut-manggut menyimak penjelasan Om Jin. "Jika punya laptop ini, apa yang akan kamu lakukan?", tanya Om Jin. "Aku akan jadi Youtuber, aku akan belajar edit video supaya bisa menghasilkan video yang keren seperti Tim2one!", jawabnya dengan optimis. "Sudah punya channel Youtube?", tanya jin lebih lanjut. "Sudah.", tegas pemuda itu. "Berapa subcriber-nya?", tanya Jin dengan senyumnya yang masih sok manis. "Sebelas", jawab sang pemuda sambil meringis. Raut wajah Jin itu seketika berubah menjadi datar.

Ilustrasi wajah Jin, foto: clipart-library.com


"Tidak apa-apa, itu langkah bagus untuk pemula. Tetap semangat dan jangan menyerah. Sebelumnya, simak penjelasan Jin tentang ASUS VivoBook Pro F570 ini.", lanjutnya sambil mengubah pakaian yang dikenakannya jadi pakaian formal dengan tuxedo hitam dengan sihirnya "Bimsalabim iprit keciprit", Jin itu membaca mantra. Sementara itu, pemuda itu menjadi lebih antusias bersiap mendengarkan penjelasan Jin.

Era Revolusi Industri 4.0: Saatnya Ciptakan Peluang Baru

Revolusi industri 4.0 itu apa sih? Bukan sejenis gorengan kan?

Akhir-akhir ini aku sering mendengar dan melihat kalimat 'revolusi industri 4.0' di berbagai media. Apalagi setelah revolusi industri juga menjadi salah satu tema yang dibawakan saat debat calon presiden belum lama ini. Tapi aku tidak akan membahas debat, karena biar mereka yang lebih paham dan kompeten yang berbicara.

Sejujurnya aku tidak tahu bagaimana menjelaskan revolusi industri 4.0 itu apa. Setidaknya aku tahu maksudnya. Maksudnya ya seperti itu, pokoknya begitu deh. Susah dijelaskan dengan kata-kata.

Menurut Wikipedia, revolusi industri 4.0 merupakan penggabungan teknologi otomasi dengan teknologi siber-fisik. Penggunaan Internet of Things (IoT) yang merata. Yaaa, kita tahu kalau internet sudah ditemukan sejak lama, namun saat itu penggunaannya masih belum menyeluruh. Nah, sekarang dunia menyadari hal itu dan menerapkan penggunaan internet di semua lini.

Penggabungan teknologi otomasi dengan teknologi siber ini memudahkan segalanya, lebih efisien, cepat, dan mengurangi biaya juga. Satu lagi, manusia. Ya, perlahan tenaga manusia mulai digantikan dengan tenaga mesin, robot yang semua sudah dilengkapi dengan kecerdasan buatan.

Salah satu contoh pekerjaan yang mulai digantikan oleh robot yang sudah ku temui adalah Customer Service di sebuah situs perbelanjaan online. Customer Service bot itu mampu menjawab semua pertanyaan dan memberikan solusi dari setiap masalah yang dikeluhkan pelanggan.

Aiko Chihira, robot pelayan di Toserba Jepang


Selain itu, di luar sana teknologi juga lebih maju lagi. Dari berita-berita yang kubaca, bahkan ada salah satu restoran di Jepang yang menggunakan robot sebagai pelayannya. Selain itu, ada banyak lagi seperti robot penggembala hewan ternak, pelayan hotel, penerjemah, robot polisi pengawas kota dan masih banyak lagi. Dalam teknologi otomotif, banyak produsen juga sudah menciptakan mobil yang bisa autopilot, alias bisa berkendara sendiri tanpa bantuan sopir manusia. Di California bahkan sudah diciptakan jalan khusus untuk mobil-mobil yang punya teknologi tersebut.

Knight Scope, robot security. dok: geek.com


Contoh lagi, di China sudah ada penyedia jasa properti yang mampu membuat rumah dalam waktu sehari dengan biaya kurang lebih Rp 100 jutaan saja. Mereka menggunakan teknologi 3D painting tanpa bantuan manusia. Tinggal program, atur, dan jadilah rumah. Kemajuan teknologi yang semakin maju ini membuatku sadar bahwa perlahan tenaga manusia akan digantikan oleh robot. Wah, sebagai manusia, aku mikir dong bagaimana caranya aku tetap bisa sukses di era industri generasi ke-4 ini. Berarti, semua teknologi ini membuat pengangguran bertambah dong?

Resolusi Traveling 2019: Baluran, Tunggu Kedatanganku!

balurannationalpark.web.id


Guys, gue pucet kurang piknik. Itu sebabnya tahun ini gue ingin traveling untuk menyegarkan pikiran. Sebenarnya, gue sering liburan. Gue sombong kan? Jelas! Tapi gue liburan paling pol ya ke pantai di daerah gue. Gue tinggal di Kebumen, Jawa Tengah dan rumah gue berjarak kurang lebih 9 km saja dari pantai. Nah kan, masa pantai terus. Gue ingin mencari suasana baru yang jarang gue rasakan. Ngomong-ngomong paling jauh gue liburan baru ke Dieng sama Bandung doang, yang lainnya paling cuma ke tempat wisata yang ada di Kebumen saja. Pantesan gue pucet ya.

Keresahan Blogger Miskin Yang Tersesat, Ra Mashook!


Kurang lebih setahun sudah aku merawat blog tidak jelas ini. Tahun lalu, tepatnya tanggal 21 Januari 2018 saya membeli domain adittp.com di salah satu penyedia domain. Dan akhirnya, saya punya blog dengan domain TLD untuk pertama kalinya. Seneng dong... Uwuwuwu....

Tujuan saya ngeblog adalah ingin menuliskan apa saja yang ada di pikiran saya dan ada harapan blog ini bisa bermanfaat bagi banyak orang. Ekspektasinya sih begitu, namun kenyataannya tidak semudah itu, Bang Cat! Berpuluh-puluh artikel di blog ini masih sangat cupu dan jauh dari kata berkualitas. Saya akui hal itu.

Apalagi saat melihat tulisan blogger-blogger lain yang begitu bagus dan ciamik. Itu membuat saya semakin sadar akan tulisan saya yang ala kadarnya.

Blog ini bahkan masih bingung menentukan niche yang pas sesuai gaya pemiliknya. Hadeh, blogger kok nggak punya identitas. Itu pula saat ini saya masih enggan menyebut diri saya sebagai seorang blogger. Kalau pengertian blogger adalah orang yang punya blog, iya saya adalah seorang blogger. Namun jiwa saya masih belum sebagai blogger.

Meskipun begitu, blog ala kadarnya ini sudah terhubung dengan Adsense. Padahal blog ini belum pernah merasakan syahdunya dapat uang dari Adsense. Pada saat awal-awal blog ini tercipta, saya terobsesi ingin segera mendaftarkan blog ini dengan Adsense. Hal itu karena menurut beberapa orang, mendaftar Adsense itu susah. Blog harus ini, harus itu, begini, begitu, begitu, begini, pokoknya ribet. Mungkin itu juga yang menyebabkan sampai sekarang masih banyak orang memperjual-belikan akun Adsense karena banyak blogger tidak kunjung di-approve oleh Google.

Lalu saya mencoba mendaftarkan blog ini yang saat itu berusia 7 hari dan berisi 5 postingan. Keesokan harinya, saya mendapat email dari Google yang berisikan blog saya diterima dan siap menayangkan iklan. Seneng dong, sekaligus berpendapat bahwa tutorial supaya diterima Adsense yang bertebaran di internet hanyalah 'gimmick' semata. Atau mungkin saat itu ada kesalahan dalam meninjau blog saya. Google ngantuk misalnya.

Bukannya apa-apa, tapi saat saya daftar Adsense, blog saya tidak sesuai dengan kriteria pada tutorial-tutorial daftar Adsense di Google. Jadi menurut saya, yang perlu dilakukan saat mendaftar Adsense hanya blog harus punya artikel yang original, dan tampilan template yang tidak berantakan. Tapi itu dulu, pas awal 2018. Nggak tahu deh kalau sekarang.

Begini 5 Ciri-ciri Orang Cerdas Menurut Islam


Orang yang cerdas punya kedudukan yang tinggi dalam Islam. Oleh karena itu, jadilah orang yang cerdas. Udah, gitu doang.

(ngok!)

Semua orang pasti ingin menjadi orang yang cerdas, punya anak yang cerdas pula. Iya dong, siapa juga yang mau jadi orang yang bodoh dan mudah dibodohi. Namun dalam Islam, cerdas bukan semata-mata orang yang punya nilai ijazah tinggi, IPK tinggi, keahlian dalam suatu bidang, atau menyandang gelar. Beginilah tanda-tanda orang yang cerdas menurut Islam.