[ADS] Top Ads

Kontribusi Kecil Dari Desa Untuk Bangsa

 

Aku terlahir di negeri ini. Negeri yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, dan budaya. Menjadi bangsa yang damai, subur, dan makmur adalah cita-cita bangsa ini. Sejak lahir sudah tumbuh di negara ini, tentu aku bangga hidup di sini. 


Jika ditanya apakah ingin ikut andil untuk mewujudkan cita-cita bangsa ini, jawabanku pasti ada. Bagaimanapun, ini adalah negeriku yang tercinta. Widih! Itu bukan gombal lho, ya! Aku kan setia. Pertanyaannya satu, yaitu apa? Apa yang sudah kulakukan untuk negeri ini?


Ketika aku merefleksi begini, ya apa? Aku pun bingung menjawab apa karena aku sendiri sepertinya belum melakukan apa-apa. Hingga saat ini, aku masih menjadi beban negara. Menyedihkan sekali. Tahun lalu, aku bahkan masih dibantu negara lewat insentif prakerja karena aku harus berhenti bekerja karena pandemi.


Sebagai generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa, tentu saja ada keingian supaya tidak lagi menjadi beban. Caranya?


Ku rasa, ikut berkontribusi untuk memajukan bangsa tidak melulu harus ikut duduk di dalam kursi pemerintahan. Aku tidak bisa ujug-ujug jadi Ultraman yang melawan monster datang yang menyerang bumi, karena itu terlalu fiksi. Tidak pula harus ikut berperang senjata melawan kelompok berbahaya, menjaga keadulatan NKRI atau menangkap penjahat. Itu memang tindakan kontribusi, tapi posisinya aku bukan seorang tentara atau polisi. Kalau disebut berkontribusi jika hanya melakukan hal-hal di atas "yo aku mengkis-mengkis".


Kita mungkin sering menganggap hal-hal kecil yang sering dilakukan itu adalah tindakan tak berarti. Justru dari hal kecil, kita bisa membawa perubahan yang besar. Pada akhirnya, semua berawal dari diri sendiri.


Mulai dari Berpikir Positif

Karena kalau mulai dari nol itu isi bensin di SPBU. Memiliki pikiran positif akan membuat kita terhindar dari tindakan yang tidak berguna. Kita bisa memberi manfaat kepada orang lain melalui banyak hal. Pikiran positif tentu akan menghasilkan tindakan yang positif pula. Apa hubungan antara berperilaku positif dengan kontribusinya untuk bangsa? 


Kalau berperilaku negatif adalah tindakan merugikan bangsa, berarti berperilaku positif itu menguntungkan negara. Iya kan? Wkwk. Memangnya mencuri, merampok, korupsi itu tidak merugikan negara? Sedangkan kita membayar pajak teratur, membuang sampah pada tempatnya, amanah, kan menguntungkan negara.


Berbagi dengan Sekitar

Berbagi tidak selalu tentang materi. Ada banyak hal yang bisa kita bagikan seperti ilmu dan pengetahuan. Dengan begitu, kita ikut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.


Melestarikan Budaya Bangsa

Negeri kita ini terdiri dari beragam suku dan budaya. Kita punya semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu jua. Kita punya budaya yang membuat banyak negara lain kagum. Contohnya gamelan dan batik yang juga banyak dipelajari warga negara asing. Akan sangat lucu jika kita sebagai orang Indonesia kok lupa dengan budaya sendiri sedangkan orang asing tertarik dengan budaya kita. Lucu tapi tidak bisa ditertawakan.


Itu hanya beberapa contoh kecil yang bisa kita lakukan untuk berkontribusi terhadap negara ini. Masih banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk membantu negara ini lebih maju.


Bagaimana dengan Si Beban Negara Ini?

Siapa yang beban? Aku? Oh iya, aku. Aku jadi duta sampo lain? Bruekekek! Sebagai salah satu generasi muda, aku tentu punya keinginan untuk ikut berkontribusi dalam memajukan negara. Siapa sih yang ingin punya negaranya sendiri hancur? Tidak ada orang normal yang ingin negaranya hancur. 


Aku adalah orang yang tinggal di desa. Desaku ini benar-benar sama sekali tidak ada potensi alam yang bisa dikembangkan selain pertanian. Perkembangan ekonomi desa pun bisa dibilang stagnan karena ya memang tidak ada apa-apa. Kadang aku punya unek-unek bagaimana supaya desaku ini bisa lebih berkembang. Hanya saja aku tidak tahu harus berbuat apa. Hingga pada akhirnya...


Awal tahun kemarin, aku diberi amanat untuk menjadi bendahara BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa). Dan inilah kesempatan untuk ikut berbagi pikiran untuk ikut memajukan desa. Sebenarnya BUMDesa di desaku sudah ada sejak 2016 namun di tahun 2021 ini pihak pemerintah desa ingin melakukan re-organisasi BUMDesa karena BUMDesa lama kurang begitu ada perkembangan. Re-organisasi ini bertujuan supaya BUMDesa bisa berjalan dan berdampak bagi masyarakat.


"Yang muda sengaja dipilih menjadi anggota supaya bisa mengikuti perkembangan yang pesat ini dan diharapkan punya pikiran yang segar terkait ide usaha.", begitu kata mereka.


Tantangan Baru

Sebuah tantangan berat untuk menghidupkan kembali BUMDesa yang telah mati ditambah minimnya pengalaman dalam bidang usaha. Perasaan takut apabila tidak bisa mengembangkan BUMDesa tetap ada. Tapi semua itu bukan halangan, karena semangat jiwa muda ini tetap membara. Widih! Lagipula, kalau kita tidak bisa ya belajar, selama ada kemauan pasti ada jalan. Sebenarnya karena BUMDesa ini diketuai oleh orang yang sudah berpengalaman menjalankan bidang usaha sehingga paham resiko dan bagaimana supaya usaha yang kita jalankan bisa tetap berkembang. 


Memajukan Perekonomian Desa

Itu adalah misi utama BUMDesa. Selain itu, adanya BUMDesa juga diharapkan mampu untuk membantu masyarakat. Setelah berbagai rapat, akhirnya ditentukan usaha apa yang akan dijalankan. Awalnya, kami kebingungan dalam mencari potensi yang ada dan dengan modal hanya Rp 100 juta. Namun, kami semua yakin pasti ada potensi yang bisa digali. 


Usaha pertama adalah dibidang jasa pembayaran listrik dan PPOB. Untuk listrik, semua tagihan warga dibayarkan lewat BUMDesa setiap tanggal 5 tiap bulannya sehingga tidak ada pembayaran listrik yang terlambat. Namun ini tidak memonopoli, hanya warga yang bersedia tagihan listriknya dibayarkan lewat BUMDesa saja. Kalau ada yang lebih suka membayar listrik di tempat lain juga tidak dilarang. Dan ternyata, masyarakat menanggapinya secara positif. Adanya pembayaran ini juga memudahkan masyarakat jika ada yang ingin membeli token, pulsa, dan lainnya karena bisa dipesan lewat WhatsApp 24 jam.



Kedua adalah dibidang perikanan. BUMDesa kami juga menjual pakan ikan yang harganya lebih murah dibanding pakan lain namun tetap menjaga kualitas. Bahkan BUMDesa sudah dipercaya menjadi agen resmi pakan ikan yang dijual untuk wilayah Kabupaten Kebumen. Berkat adanya sosial media, pembeli luar daerah pun banyak yang akhirnya berlangganan dan membeli pakan di BUMDesa.


Proses pengiriman pakan ke pembudidaya ikan lele.


Masih dibidang perikanan, BUMDesa kami memiliki beberapa kolam lele yang bekerja sama dengan kolam milik warga juga. Setiap hari, kolam ini mampu menghasilkan kurang lebih 150 kg lele dan siap dipasarkan. Ini ternyata masih belum mampu memenuhi kebutuhan pasar yang butuh 350 kg lele siap konsumsi. Lele-lele ini dijual kepada para tengkulak dan pasar-pasar tradisional di sekitar. Selain lele konsumsi, BUMDesa kami juga bekerja sama dengan tempat pemancingan ikan dan beberapa rumah makan.


Pengangkatan lele yang akan dibeli oleh tengkulak.

Salah satu kolam yang dikelola oleh BUMDes.


Adanya BUMDesa juga bisa mendorong warga untuk membuat produk olahan lele lain seperti Lesigo (Lele Siap Goreng). Lesigo ini membuat konsumen yang hendak memasak lele tidak perlu lagi repot membersihkan dan membumbui ikan karena tinggal menggorengnya.


Produk olahan lele siap goreng buatan salah satu warga di desa.


Ke depan, kami akan meningkatkan kualitas dalam membudidayakan lele untuk hasil maksimal dan menambah jumlah kolam untuk memenuhi permintaan pasar. Selain itu, kami juga mulai mengembangkan pakan ikan alternatif untuk memangkas biaya. Orang yang membudidaya lele pasti tahu harga pakan lele yang terbilang tinggi menjadi masalah. Dengan memakai pakan alternatif, maka pembudidaya akan lebih merasakan hasil yang didapat sehingga perekonomian masyarakat mampu terangkat.


Sebuah Kebanggaan

Menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bisa ikut andil dalam menghidupkan kembali BUMDesa yang umurnya belum genap satu tahun. Aku senang bisa ikut mengembangkan BUMDesa. Disamping itu, aku mendapat banyak pengalaman dari rekan-rekan lain di BUMDesa yang kompak dan bisa satu visi dalam usaha memajukan desa. Tanpa usaha keras mereka semua, BUMDesa tidak akan berkembang seperti sekarang. 


Itu adalah ceritaku dalam berkontribusi terhadap negeri ini. Ke depan, aku ingin dan punya mimpi mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi. Ini bukan mimpiku sendiri, melainkan mimpi kami bersama yang ada di BUMDesa. Karena dengan majunya perekonomian masyarakat, otomatis akan memajukan perekonomian negara juga. 


Kontribusi Untuk Negeri di Era Digital

Kita sudah masuk di era 4.0, di mana semua bisa dilakukan lewat digital. Ini juga yang dimanfaatkan oleh aplikasi SUPER untuk turut berkontribusi untuk negeri. Aplikasi ini memiliki misi yang sama dengan BUMDesa di desaku yaitu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Bedanya, kalau BUMDesa masih dalam lingkup desa sedangkan ini dalam lingkup yang lebih luas lagi.


Aplikasi SUPER, Grosir Kebutuhan Sembako

superapp.id


Aplikasi ini memudahkan kita untuk kulakan barang kebutuhan sembako. Adanya aplikasi Super, kita bisa kulakan dari rumah saja dengan harga yang lebih murah. Buat yang mau daftar atau kepoin tentang aplikasi SUPER, bisa klik di https://superapp.id. Sedangkan aplikasinya bisa diunduh di Google Play Sore atau klik DISINI



Jadi, aplikasi ini sangat cocok buat kamu yang hendak membuka atau sudah punya toko kelontong. Keuntungan kulakan di aplikasi SUPER:


Harga Terjangkau

Karena aplikasi SUPER adalah aplikasi yang menyediakan barang untuk dijual kembali, tentu saja harga yang ditawarkan adalah harga grosir.


Gratis Ongkir

Hal yang biasa dipertimbangkan orang saat membeli barang adalah ongkor kirim. Nah, melalui aplikasi SUPER ini, kita bisa kulakan dari rumah tanpa memikirkan ongkos kirim.


Kulakan Mudah

Hanya dengan sentuhan jari lewat satu aplikasi kita bisa mendapatkan berbagai macam barang yang kita cari. Tidak perlu repot-repot lagi menghubungi banyak sales. Tinggal buka aplikasi SUPER lalu cari barang yang kita inginkan.


Artikel ini diikutsertakan dalam Kontes Blog #SuperBercerita

Posting Komentar

[ADS] Bottom Ads

Copyright © 2021

Adittp.com ~ Adit Tian