Vivo V17 Pro Yang Bikin Kesengsem Pengen Langsung Beli




Pada tanggal 23 September kemarin, Vivo barusaja meluncurkan smartphone seri terbarunya yakni Vivo V17 Pro. Ponsel ini merupakan yang termahal yang secara resmi diluncurkan di Indonesia atau bisa dibilang flagship-nya Vivo di Indonesia.

Ponsel ini dipatok dengan harga Rp 5.699.000,-. Meskipun harganya terbilang cukup tinggi, namun ponsel ini berhasil membuatku kesengsem untuk segera memilikinya. Padahal biasanya, ketika Vivo merilis smartphone terbarunya, aku tidak begitu tertarik dan biasa saja.

Dipatok dengan harga di atas Rp 5 juta, memangnya apa sih yang dimiliki oleh Vivo V17 Pro ini?

Hal pertama yang membuatku kesengsem adalah desainnya yang berbeda dari smartphone Vivo lainnya. 

Vivo hadir dengan desain bodi yang menurutku terlihat elegan, terlihat mewah namun tidak lebay. Lebay yang ku maksud adalah tidak glossy dan terlalu mencolok. Semua kembali ke selera pribadi masing-masing, tapi karena aku pada dasarnya memang tidak menyukai warna-warna smartphone yang ngejreng.

Warna yang ditawarkan juga tidak aneh-aneh, hanya ada dua varian yang dimiliki Vivo V17 Pro ini, yaitu Silk White dan Satin Black.




Keduanya sama-sama bagus!!! Aku suka aku suka! 

Selain itu ada desain kameranya, baik kamera depan maupun belakangnya.  Kamera selfie Vivo V17 Pro ini menggunakan modul dual pop-up kamera. Ya, ponsel ini punya dua lensa kamera. Modul pop-up kamera memang bukan hal baru lagi dalam perkembangan smartphone masa kini.

Sementara itu, desain kamera belakangnya juga keren. Memiliki 4 lensa kamera (quad camera) yang berjejer secara horizontal di bagian tengah atas bodi belakangnya. 

Fix, secara garis besar, aku jatuh cinta dengan desain yang dimiliki Vivo V17 Pro.




Tidak hanya dari desainnya, aku juga suka dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan. Iya dong, apalah arti desain bagus kalau spesifikasinya tidak bisa diandalkan.

Menggunakan set-up dual pop-up kamera, membuat layar smartphone ini sangat luas dan lega tanpa terhalang oleh poni (notch). Hal itu membuat rasio screen-to-body mencapai 91,65%. Vivo V17 Pro juga diklaim sebagai ponsel dengan layar yang memiliki aspek rasio 20:9 pertama.

Layar Vivo V17 Pro memiliki luas 6,44 inci, menggunakan panel Super Amoled dan telah tersemat sensor sidik jari di dalam layar. 

Hal paling penting yang membuatku kesengsem dengan Vivo V17 Pro adalah kamera belakangnya. Hal itu karena aku memang suka berfoto dengan kamera ponsel.

Memiliki 4 kamera di bagian belakang, tentu memiliki fitur yang lebih banyak pula. Lensa utama kamera belakangnya memiliki resolusi 48MP dengan aperture f/1.8. Kemudian, ada juga lensa ultra-wide 8MP yang memiliki luas pandang hingga 120 derajat dengan aperture f/2.2. Dua lensa selanjutnya adalah lensa depth sensor dengan resolusi 2MP dan juga lensa ultra-macro 2MP untuk fotografi makro.

Dari fiturnya, aku suka dengan night mode-nya yang membuat jepretan dalam kegelapan menjadi tetap terlihat jernih dan tajam. 

Hasil foto Vivo V17 Pro yang dilansir dadi channel YouTube Nerd Reviews ID









Meskipun aku tidak suka selfie, tapi sesekali pasti pernah selfie juga. Dan kamera depan Vivo V17 Pro ini sangat ciamik untuk mengambil foto. Iyalah, dari dulu ponsel Vivo memang jagonya selfie ya kan? Semua juga tahu.

Kamera depannya hadir dengan lensa utama beresolusi 32MP dan lensa ultra-wide 8MP dengan luas hingga 108 derajat. Mantep dong, mau buat foto cantik atau selfie bareng teman-teman tidak ada kendala. Semua momen jadi bisa terabadikan dengan Vivo V17 Pro ini.

Beralih ke jeroan dan dapur pacu, Vivo V17 Pro disenjatai dengan chipset Snapdragon 675 AIE octa-core (2x2.0 GHz Kryo 460 Gold dan 6x1.7 GHz Kryo 460 Silver) dipadukan dengan GPU Adreno 612.

Vivo V17 Pro hanya memiliki satu varian RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB yang tidak bisa diekspansi dengan slot kartu SD tambahan. Meskipun begitu, rasanya dengan internal storage 128GB sudah lebih dari cukup untuk menyimpan banyak file.

RAM-nya yang berkapasitas 8GB juga tidak akan membuat ponsel ini kewalahan untuk diajak beraktivitas berat sekalipun. 

Apalagi untukku yang hanya menggunakan ponsel untuk sekedar sosial media, hiburan dan berfoto-foto saja. Paling-paling aplikasi yang kusimpan hanya aplikasi sosmed dan photo editor saja. Untuk game, aku paling hanya menginstal Real Racing 3 untuk mengisi kebosanan. Ya, bisa dibilang sebenarnya RAM 3GB saja sudah cukup untukku pribadi

Nah, untuk kalian yang gemar main game online, tentunya tidak perlu khawatir lagi kalau menggunakan Vivo V17 Pro.

Dengan performa yang sudah mumpuni, juga ditambahkan baterai dengan kapasitas 4.100mAh yang rasa-rasa bisa bertahan selama seharian. Untuk pengisi dayanya, juga sudah dilengkapi dengan fast-charging yang akan mempercepat pengisian daya. 

Tipe kabelnya juga sudah USB tipe C yang tentunya kita tidak perlu khawatir terbalik-balik saat akan men-charge. Tinggal masukin saja, bles!

Hadirnya jack 3.5mm juga menjadi salah satu faktor yang membuatku suka dengan ponsel ini. Hanya saja, aku sedikit terganggu dengan penempatan jack 3.5mm audionya yang diletakkan di bagian atas smartphone. Bukannya apa-apa, dengan penempatan jack 3.5mm audio yang sedemikian rupa, tentu kabelnya agak sedikit mengganggu ketika kita menggunakan ponsel dalam mode potrait.

Vivo V17 Pro menggunakan user interface Funtouch OS terbaru berbasis Android 9.0 Pie.

Menurutku, Vivo V17 Pro merupakan ponsel yang bisa diandalkan baik untuk fotografi ponsel juga cocok untuk para gamers. Sebagai ponsel pertama di dunia yang memiliki 6 kamera (dua kamera depan dan 4 kamera belakang) tentu bisa digunakan untuk mengambil foto dengan berbagai mode. Apalagi dengan layarnya yang luas, tanpa notch pula. Mantap betul. Spesifikasi dapur pacunya juga memiliki performa yang sangat bisa diandalkan.

Tumben sekali Vivo mengeluarkan smartphone yang membuatku tidak ragu untuk membelinya jika mau ganti smartphone. Kalau ada uangnya tapi lho yaaa. Wkwkwk.






0 Comments

Posting Komentar