Resolusi Traveling 2019: Baluran, Tunggu Kedatanganku! - ADITTP.com

Resolusi Traveling 2019: Baluran, Tunggu Kedatanganku!

balurannationalpark.web.id


Guys, gue pucet kurang piknik. Itu sebabnya tahun ini gue ingin traveling untuk menyegarkan pikiran. Sebenarnya, gue sering liburan. Gue sombong kan? Jelas! Tapi gue liburan paling pol ya ke pantai di daerah gue. Gue tinggal di Kebumen, Jawa Tengah dan rumah gue berjarak kurang lebih 9 km saja dari pantai. Nah kan, masa pantai terus. Gue ingin mencari suasana baru yang jarang gue rasakan. Ngomong-ngomong paling jauh gue liburan baru ke Dieng sama Bandung doang, yang lainnya paling cuma ke tempat wisata yang ada di Kebumen saja. Pantesan gue pucet ya.





Noh, jejak bepergian gue abadikan di feed Instagram @adittp. Follow dong biar nambah follower-nya. Hahaha.

Kebetulan, gue punya teman yang suka traveling. Namanya Fajar, dia merupakan teman sebangku sewaktu SMA. Dia hobi mendaki, dan sudah hampir seluruh gunung di Pulau Jawa telah ditaklukan. Yang belum cuma menaklukan hati Kokom yang kini bekerja di negeri tetangga, Malaysia.

Beberapa hari lalu, gue ketemu Fajar. Dalam pertemuan itulah, gue dan Fajar membahas rencana liburan yang nggak boleh gagal itu. Jadi rencananya kita akan ke Taman Nasional Baluran. Di sini, nantinya gue pengen menikmati suasana padang rumput ala-ala Afrika. Taman Nasional Baluran ini disebut sebagai Africa van Java.

Taman Nasional Baluran ini berada di wilayah Banyuputih, Situbondo, Wongsorejo, dan Banyuwangi, provinsi Jawa Timur. Didirikan pada tahun 1980 dan merupakan Taman Nasional pertama di Indonesia. Meskipun merupakan kawasan pelestarian alam, namun tempat ini punya ekosistem asli. Itu sebabnya gue semakin pengen ke sini. Nih, foto-foto Taman Nasional Baluran yang diambil dari berbagai sumber.

Instagram: @melindapriskila
destinasi.xyz
balurannationalpark.web.id
balurannationalpark.web.id
ratrindah.blogspot.com

Dan karena ini adalah rencana yang tidak boleh gagal, gue sudah menyiapkan apa saja yang diperlukan untuk ke sana mulai dari kapan, transportasi, akomodasi, penginapan.

Ke Sana Bulan September

Rencananya gue akan ke Baluran September mendatang. Masih lama ya? Wkwk, iya soalnya biar gue bisa nabung dulu, maklum bukan titisan sultan. Selain supaya bisa nabung dulu, bulan September dipilih karena saat itu masih musim kemarau. Beberapa sumber mengatakan kalau musim kemarau di sana dimulai Mei - Oktober, sementara musim hujan berlangsung bulan November - April.

Entah nanti pas gue kesana mau musim hujan maupun kemarau, Taman Nasional Baluran menawarkan panorama dan sensasi tersendiri. Kalau mau menikmati pemandangan savana terbaik, itu di musim kemarau. Kalau musim hujan, akan terlihat rumput hijau dan bunga-bunga bermekaran. Hmm...

Yang jelas, salah satu wacana yang harus terlaksana gue adalah bisa melihat dan motret satwa liar penghuni Baluran. Semoga saja bisa ketemu mereka.

Naik Kereta Api Lanjut Bus

Untuk menuju ke sana, gue bakal menggunakan jasa kereta api dari stasiun Gombong - Karangasem. Selanjutnya naik bus sampai ke tujuan. Ada beberapa pertimbangan mengapa gue memilih kereta api. Pertama karena kereta api merupakan transportasi darat paling aman dan nyaman. Kedua, kemudahan dan jadwal lebih terencana. Ketiga, karena gue orangnya suka mabuk kendaraan. Meskipun gue naik bus AC, tetep aja suka mabuk. Beda kalau naik kereta nggak pernah mabuk. Malu-maluin ya, udah gede masih mabuk perjalanan.

Cek tiket kereta, jadwal keberangkatan dan tiba sangat mendukung.


Kebetulan, jam keberangkatan keretanya sangat mendukung sekali. Berangkat dari Stasiun Gombong sore hari, lalu tiba di Stasiun Karangasem pagi hari. Begitupun jadwal kepulangan dengan kereta yang sama, sangat mendukung sekali meskipun sampai di Gombong masih dini hari tapi itu bukan masalah.

Jadwal pulang pun mendukung.


Setelah itu lanjut deh naik bus jurusan Banyuwangi via Situbondo. Dan gue harus sedia kantong keresek untuk jaga-jaga siapa tahu gue mabok. Tapi semoga jangan deh, nanti lemes. Wkwk

Explore Baluran

Bayangan ketika sampai di Taman Nasional Baluran, tentu gue ingin mengeksplor semua yang ada. Tapi ada dua tempat yang paling wajib gue kunjungi di sana, yaitu Savana Bekol dan Hutan Evergreen-nya. Gue pengen ketemu rusa, kerbau, banteng, burung merak dan bisa motret mereka. Oh iya, ada foto beredar kalau di sana juga ada macan tutul bener nggak sih? Kalau beneran ada, gue pengen ketemu tapi takut dimangsa juga.

Macan tutul melintas di kawasan Evergreen. foto: wikipedia.org


Intinya itu tujuan awal dan wajib, kalau nanti masih sempat bisa mengunjungi tempat lain seperti Pantai Bama atau mana lagi, bisa diatur lagi nanti melihat situasi dan kondisi yang ada. Wehehe. Kalau sudah puas, gue sudah menyiapkan tempat menginap dan beristirahat. Iyalah masa mau langsung pulang, capek dong.

Nginep di RedDoorz Hotel

Gue memilih RedDoorz Hotel karena berbagai pertimbangan, yaitu:

1. Dekat dengan spot


Kebetulan gue cari penginapan di aplikasi Reddoorz ada hotel yang dekat dengan Taman Nasional Baluran. Cuma sekitar 500 meter saja kalau melihat detail di aplikasinya. Lebih jelasnya, lihat gambar di atas. Tanggalnya masih sembarang, soalnya gue cuma cek hotel yang ada dan perkiraan harga kamar.

2. Biaya transparan dan terjangkau

Jumlah harga yang harus dibayar.


Karena RedDoorz merupakan jaringan penginapan online, gue bisa mengira-ngira berapa budget yang diperlukan untuk akomodasi menginap karena harga kamar sudah tertera di aplikasi. Harga yang tertera merupakan harga final jadi tidak perlu cemas tiba-tiba harus keluar biaya lain. Untung ada RedDoorz kan, coba kalau harus cari dadakan pasti ribet. Selain itu harga yang ditawarkan hotel RedDoorz pun terjangkau.

3. Memilih kamar sebelum pesan

Di dalam aplikasi RedDoorz, terdapat foto kamar yang akan dipesan secara detail. Jadi tidak perlu khawatir kamar yang dipesan tidak sesuai dengan harapan.

4. Fasilitas lengkap

Garansi layanan Hotel RedDoorz


Reddoorz menawarkan 6 guarantee service yakni linen bersih, kamar mandi bersih, tersedianya perlengkapan mandi, televisi, air mineral, dan Wi-Fi gratis. Dengan begini kan, gue bisa melepas penat dan beristirahat dengan nyaman.

5. Pembayaran yang mudah

Metode pembayaran saat booking kamar sangat mudah, mulai dari bank transfer, Mandiri click pay, credit card, pembayaran tunai melalui alfamart, pembayaran melalui kredivo dan doku wallet. Bahkan bisa juga bayar di hotel.

Ya pokoknya RedDoorz ini sangat membantu para traveler, backpacker, bahkan liburan keluarga supaya lebih nyaman.

Cara booking kamar di aplikasi Reddoorz pun sangat mudah.

Pertama, buka aplikasi RedDoorz di smartphone, kalau belum punya ya download dulu di Playstore dong. Kemudian klik ikon cari dan isi form yang ada sesuai preferensi liburan.

Kedua, pilih lokasi hotel, tanggal check-in, jumlah kamar. Setelah diisi, nanti akan muncul beberapa opsi kamar yang tersedia lengkap dengan harganya. Harga yang tertera adalah harga final yang harus dibayarkan.

Ketiga, saat memilih kamar, nanti akan muncul tentang detail kamar pilihan kalian. Jadi bisa menentukan kamar yang dipilih cocok atau tidak dengan preferensi liburan kalian.

Keempat, cek kembali detail pesanan, mulai dari tanggal menginap, jumlah kamar, dan total yang harus dibayar. Di sini juga akan tertera tentang booking condition (jam check in & check out, prosedur pembatalan, dan sebagainya). Pada tahap ini pula kita bisa menerapkan Redcash atau kode promosi untuk dapat diskon potongan harga. Kalau punya lho! Kalau nggak ya jangan maksa. wkwk

Kelima, isi kelengkapan data supaya pemesanan bisa tercatat di sistem RedDoorz.

Keenam, langkah selanjutnya adalah pembayaran, kita bisa memilih beberapa metode pembayaran, bank transfer, Mandiri Click Pay, kartu kredit, bayar tunai di Alfamart, lewat Kredivo, dan doku wallet. Setelah memilih metode pembayaran, langkah selanjutnya adalah.... Bayarlah, masa nggak dibayar.

Nah, gue rasa sudah semua hal gue persiapkan untuk mewujudkan resolusi traveling gue ke Taman Nasional Baluran termasuk besaran budget yang diperlukan untuk ke sana hingga pulang ke rumah dengan aman, sentosa, dan nyaman. Yang belum tinggal mempersiapkan tubuh supaya tetap sehat, waktu, dan packing. Ya iyalah, rencana berangkatnya saja masih lama, masa packing sekarang.

Tapi soal packing dan tips traveling, gue juga nggak perlu khawatir. Nyatanya RedDoorz bukan hanya untuk memesan hotel dan penginapan, tapi juga selalu membagikan tips dan trik liburan. Salah satu hal yang akan gue terapkan pada liburan September mendatang adalah 'Tips Liburan dengan Satu Ransel', dan cara packing yang benar supaya ransel muat banyak. Nih, kalau kalian ada yang mau tahu berbagai tips liburan. Klik Tips Traveling dari RedDoorz.

Tidak hanya tips, tapi juga referensi berbagai destinasi wisata menarik yang mungkin bisa jadi referensi liburan kalian yang hobi traveling. Kalau kalian mau cari referensi liburan, klik Destinasi Wisata.

Sekian resolusi traveling yang bakal gue lakuin di 2019 ini dan gue berharap bisa terwujud. Doain yaaah... WKWKWK

KOMENTAR

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel