ADITTP.com: Blog Sekarepe Dewek

Blog pribadi yang berisi tentang apa saja yang ada di dunia dan sekitarnya. Berbagi apa saja sesuai dengan kehendak pemiliknya. Suka-suka saya.

Sabtu, 06 Oktober 2018

Bahaya Kekurangan Sinar Matahari, Yuk Sering Menikmati Hangatnya Mentari



Matahari merupakan salah satu ciptaan Yang Maha Kuasa yang sangat berarti untuk kelangsungan hidup manusia. Bisa dibayangkan apa yang terjadi kalau tiba-tiba saja matahari padam, kehujanan misalnya atau saklar-nya dipencet OFF oleh Tuhan. Selain berfungsi sebagai penyeimbang tata surya, matahari juga berperan penting dalam kehidupan para pembuat seni. Dijadikan lirik lagu, sajak puisi, hingga bahan untuk nge-gombal ke gebetan.

Kamu tahu nggak perbedaan matahari sama kamu itu apa?
Nggak tahu, emangnya apa?
Kalau matahari menyinari bumi, kamu menyinari hati akuuuu
Basi!

Namun karena panasnya yang kadang-kadang menyengat kulit, apalagi ditambah dengan adanya efek pemanasan global, tak jarang banyak orang menghindari sinar matahari. Ya, matahari memang panas, sepanas melihat dia dengan pacar barunya. Namun, jika tubuh jarang terkena sinar matahari pun bisa menjadi masalah, salah satunya adalah kekurangan belaian kasih sayang vitamin D. Bahkan berdasarkan data, sebanyak 40% orang Amerika kekurangan vitamin D karena mereka kekurangan sinar matahari. Bisa gitu ya?

Kekurangan vitamin D bisa berdampak buruk pada tubuh. Apalagi vitamin D sangat dibutuhkan untuk menyerap kalsium dan fosfat yang terkandung dalam makanan yang kita konsumsi. Kandungan ini sangat baik untuk menjaga tulang, otot, dan gigi. Berikut adalah bahayanya jika tubuh kekurangan sinar matahari.


1# Rentan Depresi


Wah, bisa gitu ya? Sinar matahari bisa mempengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh manusia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Geriatric Psychiatry, orang yang kekurangan sinar matahari lebih rentan mengalami depresi hingga 10 kali. Nah, kalau ada teman kamu yang sering badmood, mungkin dia kurang sinar matahari, selain PMS dan ditinggal gebetan ya...

2# Mudah Mengalami Obesitas


Kurang sinar matahari kok bisa bikin obesitas? Hal ini dikarenakan sistem metabolisme dan pencernaan tubuh membutuhkan senyawa oksida nitrat untuk tetap terjaga. Senyawa ini banyak ditemukan di dalam sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Oksida nitrat berfungsi untuk mengendalikan nafsu makan. Oleh karena itu, jika kamu kekurangan senyawa ini, kamu menjadi makin ingin makan banyak. Kelamaan, hal ini bisa membuat tubuh kamu mengalami obesitas.

3# Sistem Imun Melemah


Kekurangan sinar matahari membuat tubuh menjadi lebih rentan sakit. Vitamin D yang didapat dari sinar UV akan membuat kekebalan tubuh meningkat. Ini sudah diteliti oleh seorang pakar bernama Dr. Michael Holik dari Boston University Medical Center.

4# Susah Tidur


Terlalu sering berada di dalam ruangan dengan penerangan lampu membuat tubuh tidak bisa mengetahui kapan pagi, sore, atau malam. Padahal, setiap organ tubuh manusia bekerja otomatis berdasarkan jam biologis tubuh atau ritme sirkadian. Hal ini akan membuat jam biologis menjadi kacau. Kamu tidak akan mengantuk meskipun sudah jam tidur, karena tubuh tidak bisa menerima sinyal kalau sudah malam dan waktunya tubuh untuk istirahat.

5# Radang Sendi


Psoriasis arthritis (radang sendi psosiaris) lebih rentan diderita oleh mereka yang kekurangan vitamin D. Akhirnya, sistem imun tubuh menyerang persendian kamu sendiri. Gejala yang ditimbulkan biasanya pembengkakan dan peradangan kulit atau kuku.

6# Nyeri Tulang


Kekurangan asupan vitamin D dan kalsium membuat tubuh rentan nyeri tulang. Keluhan ini biasanya dialami oleh orang dewasa yang jarang mendapat sinar matahari.

7# Beresiko Penyakit Jantung dan Kanker


Ini nih yang bahaya, kekurangan vitamin D membuat tubuh dua kali lipat lebih beresiko terserang kanker payudara, kanker prostat, dan serangan jantung. Wah bahaya sekali ya, padahal penyakit ini termasuk penyakit kronis paling berbahaya.

Hanya karena kekurangan sinar matahari saja bisa fatal akibatnya. Mulai sekarang, jangan takut terkena sinar matahari lagi ya, karena mengandung vitamin D yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Lalu, apa tanda-tanda kalau tubuh kekurangan sinar matahari?


Tenang saja, bukan berarti kita harus sering panas-panasan, cukup sering-seringlah menikmati hangatnya sinar matahari maksimal 15 - 30 menit per hari. Terutama untuk kamu yang sering menghabiskan waktu di dalam ruangan, baik bekerja atau kegiatan lainnya. Berlebihan di bawah sinar matahari juga tidak baik karena dapat membuat kulit terbakar hingga terkena kanker kulit.

0 Komentar Bahaya Kekurangan Sinar Matahari, Yuk Sering Menikmati Hangatnya Mentari

Posting Komentar

Back To Top