ADITTP.com: Blog Sekarepe Dewek

Blog pribadi yang berisi tentang apa saja yang ada di dunia dan sekitarnya. Berbagi apa saja sesuai dengan kehendak pemiliknya. Suka-suka saya.

Kamis, 27 September 2018

Bangga Berbatik, Pesona Indonesia yang Mendunia


Siapa sih yang tidak tahu batik? Semua pasti tahu dong, atau bahkan sering memakainya. Kalau sampai tidak tahu, kebangetan deh. Batik kan sudah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanty) sejak 2 Oktober 2009 silam. Itu sebabnya mulai saat itu, 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional. Jangan-jangan tidak tahu juga kalau tanggal 2 Oktober adalah Hari Batik Nasional?






Batik ya batik, memangnya apalagi? Secara etimologi menurut Wikipedia, batik berasal dari bahasa Jawa yakni, 'ambathik' yang merupakan gabungan dari dua kata 'amba' dan 'titik'. 'Amba' berarti lebar, luas, kain sedangkan 'titik' berarti titik atau 'matik' (kata kerja dalam bahasa Jawa berarti membuat titik) dan kemudian berkembang menjadi istilah batik. Sedangkan menurut Sewan Susanto, batik berasal dari bahasa Jawa Krama yang berarti serat atau bahasa Jawa Ngoko berarti tulis. Artinya, melukis dengan lilin.

Menurut istilah, batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.



Batik sudah dikenal sejak jaman dulu kala. Itu sebabnya UNESCO berani mengakui batik sebagai warisan budaya asli Indonesia seperti yang disebutkan di awal. Batik awalnya hanya dituliskan di atas daun lontar dan berbagai papan rumah adat Jawa. Motifnya pun begitu sederhana, karena kebanyakan hanya bermotif binatang atau tumbuhan.

Pada awal abad ke-17 atau jauh sebelum kakeknya Nobita lahir, batik mulai dikenal, tepatnya pada masa Kerajaan Majapahit. Orang-orang mulai membatik pada kain dan pakaian. Dulu, batik ditulis di atas kain putih hasil tenunan sendiri (kain mori) menggunakan pewarna alami dari tumbuhan.



Batik awalnya hanya dipakai oleh keluarga kerajaan saja. Kemudian batik ini dijadikan sebagai budaya keluarga kerajaan. Saat-saat mulai dikenal inilah motif batik menjadi lebih beragam dan berkembang seperti motif awan, wayang, candi, dan sebagainya.



Seiring berjalannya waktu, batik kemudian batik mulai dikenal oleh masyarakat umum. Melihat keluarga kerajaan memakai batik saat bepergian mengunjungi keluarga atau saudaranya di luar daerah, masyarakat perlahan belajar membuat batik. Sampai sekarang, batik tidak hanya digunakan oleh orang kerajaan saja dan sudah mulai dipakai secara umum oleh berbagai kalangan.



Dulu, batik sangat identik dengan orangtua karena banyak pemakainya mayoritas adalah orangtua. Bahkan dulu, saat anak muda mengenakan batik biasa menjadi candaan "seperti orang tua" atau semacamnya. Batik juga identik dengan kesan formal karena banyak seragam dinas menggunakan batik. Dulu, itukan dulu. Sekarang sudah beda lagi. Generasi millenial kini mulai banyak yang memakai batik. Jadi batik tidak lagi identik dengan orang tua atau kesan formal saja, batik kini sudah identik dengan Indonesia.

Semakin kesini, motif batik ada banyak sekali. Berbagai daerah di Indonesia pun punya batik dengan motif khas tersendiri. Berikut adalah beberapa motif batik berdasarkan daerah asal.


Batik Bali
Batik Banyumas
Batik Betawi
Batik Besurek
Batik Madura
Batik Malang
Batik Jombang
Batik Kebumen
Batik Banten
Batik Tulungagung
Batik Tegal (Tegalan)
Batik Solo
Batik Yogyakarta
Batik Tasik
Batik Aceh
Batik Cirebon
Batik Pekalongan
Batik Kediri
Batik Kudus
Batik Jepara / Batik Kartini
Batik Brebes
Batik Minangkabau
Batik Minahasa
Batik Belanda
Batik Jepang

Beberapa daerah di Indonesia pun punya wisata batik khas daerah masing-masing. Salah satunya adalah wisata batik  di Cirebon. Cirebon memiliki berbagai destinasi wisata yang mampu membuat para wisatawan lokal sampai mancanegara tertarik. Selain dikenal karena Keraton Kasepuhan Cirebon, wisata Cirebon juga dikenal akan batiknya yaitu Wisata Batik Trusmi. Batik Cirebon memiliki motif batik yang disebut Mega Mendung. Motif ini sudah menjadi ikon batik kota Cirebon dan sudah begitu tenar bahkan banyak dipakai orang-orang terkenal. mega mendung adalah salah satu masterpiece dari kota Cirebon. Mega mendung memiliki gambar menyerupai awan dengan warna-warna tegas yang memiliki nilai filosofi yang terkandung.

Selain Cirebon banyak juga lho daerah di Indonesia yang mempunyai wisata batik seperti Kampung Batik Kebumen, Kampung Batik Jetis, Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Banten, Kampung Batik Ngasem, Kamoung Batik Girli Kliwonan, Kampung Batik Kauman, dan masih banyak lagi.

Dan berikut adalah beberapa motif batik yang ada di Indonesia yang paling terkenal.

Batik Priyangan (Tasik)

Batik Parang (Jawa)

Batik Simbut (Banten)

Batik Mega Mendung (Cirebon)

Batik Keraton (Yogjayakarta)

Batik Gentongan (Madura)

Batik Sogan (Solo)

Batik Tujuh Rupa (Pekalongan)
Batik Pring Sedapur (Magetan)
Batik Kawung (Jawa Tengah)




Memakai batik kurang afdol kalau tidak tahu cara membuatnya, masa cuma tahu jadinya tanpa kenal prosesnya. Menurut pembuatannya batik digolongkan menjadi 5 cara, sudah tahu kan? Pelajaran kesenian saat SMP, lho!


1. Teknik tulis, merupakan teknik membatik yang cara pembuatannya menggunakan alat yang disebut canting. Alat ini berfungsi untuk menorehkan cairan malam pada kain mori. Teknik ini membutuhkan keahlian yang tinggi, menuntut ketelitian, dan keuletan si pembuat batik. Prosesnya pun cukup lama karena bisa memakan waktu hingga 2 sampai 3 bulan. Karena tingkat kesulitannya, batik tulis memiliki nilai jual yang tinggi. Teknik canting juga disebut dengan teknik membatik tradisional.

2. Teknik celup ikat, merupakan pembuatan batik pada kain dengan cara mengikat sebagian kain kemudian dicelupkan ke dalam larutan pewarna. Beberapa dari kalian pasti pernah mempraktekannya di sekolah. Setelah itu, kain diangkat dari larutan pewarna, lalu dibuka sehingga bagian yang diikat tidak terkena warna. Teknik ini juga disebut dengan teknik jumputan (Jawa Tengah), tritik (Yogyakarta), Sasirangan (Banjarmasin), dan Pelangi (Palembang).

3. Teknik cap, merupakan teknik membuat batik menggunakan alat canting yang timbul. Canting cap ini kemudian dicelupkan ke larutan pewarna kemudian dicapkan ke kain yang hendak di batik. Teknik ini memiliki kelebihan lebih cepat dalam proses pemalaman.

4. Teknik printing, merupakan teknik yang bisa dibilang modern. Teknik ini menggunakan alat printing untuk mencetak motif batiknya. Proses ini hanya memberikan warna pada satu sisi kain saja. Kelebihan cara ini adalah prosesnya yang efisien dan cepat karena dalam sekali cetak, hanya memerlukan waktu kurang lebih 5 menit saja.

5. Teknik colet, merupakan teknik membatik dengan cara melukis kain dengan pewarna menggunakan kuas. Teknik ini juga disebut dengan teknik lukis. Teknik ini membutuhkan jiwa seni yang tinggi dari si pembatik. Semakin tinggi nilai seni pada batiknya, maka semakin tinggi juga harga batiknya.

Nah, itulah 5 teknik membuat batik. Ternyata proses membatik tidak semudah memakainya ya, apalagi untuk teknik nomor 1 dan nomor 5. Itu sebabnya batik memiliki nilai yang sarat akan seni dan budaya.

Dengan mengetahui cara pembuatan batik, sudah sepantasnya kita harus bangga. Kamu bangga nggak? Kalau aku sih yes! Berikut adalah alasan kenapa kita harus bangga memakai batik.




Batik sudah dikenal di dunia luas sebagai pakaian tradisional Indonesia. Apalagi sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. Selain itu, banyak orang luar negeri yang menggemari batik bahkan sudah banyak buku tentang batik yang ditulis oleh orang asing. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kita warga Indonesia. Batik Indonesia sudah dikenal luas di seluruh dunia, dan itu akan menunjukkan batik sebagai pesona Indonesia.




Di luar negeri sana, banyak orang terkenal yang suka mengenakan batik lho! Nelson Mandela, Vladimir Putin, Barrack Obama, Ronald Reagen contohnya. Tak hanya mereka saja, banyak tokoh dunia lain yang menyenangi batik. Bahkan, almarhum Nelson Mandela disemayamkan dengan mengenakan batik kesayangannya semasa hidupnya. Wah, mereka saja bangga, apalagi kita.




Sudah bukan rahasia lagi kalau banyak perancang busana top dunia menjadikan batik sebagai kreasi karya mereka. Beberapa perancang busana top itu adalah Dries van Noten, Burberry Prorsum, Diene von Furstenberg, Nicolle Miller dan masih banyak lagi. Top model dan artis mancanegara juga sering memperagakan busana batik di ajang internasional.




Batik sudah dikenal global, banyak orang di berbagai belahan dunia menyukai batik. Beberapa negara mengimpor batik dari Indonesia, salah satunya adalah Amerika Serikat. Negeri Paman Sam adalah yang paling banyak mengimpor batik, selanjutnya ada Jerman, Korea Selatan, dan Jepang yang menjadi tujuan ekspor batik. Tidak main-main, nilai ekspor batik pada tahun 2017 mencapai USD58,46 juta. Wah, fantastis.




Batik sudah mengalami banyak sekali perkembangan. Kalau dulu hanya sebatas berbentuk kain atau kemeja, sekarang batik sudah banyak diaplikasikan ke berbagai busana lain seperti topi, tas, kaos, celana, rok, sendal, sepatu, dan masih banyak lagi. Warnanya pun bisa dipilih sesuai kepribadian, umur, dan corak.

Memakai batik tidak harus saat akan menghadiri cara formal saja, batik bisa juga dikenakan untuk outfit sehari-hari. Batik juga sangat cocok dipadupadankan dengan busana yang lebih kekinian, mau gaya casual, sporty, luxury, apapun itu bisa membuat penampilan makin kece dan fashionable.

Mendaki Gunung Prau mengenakan batik.



Mendapatkan batik yang sesuai dengan keinginan kamu pun sudah sangat mudah. Salah satunya adalah di BT Batik Trusmi. BT Batik Trusmi merupakan showroom terbesar dan terluas di Indonesia dengan produk asli pengrajin batik tradisional yang mengembangkan usaha melalui internet sebagai media pemasaran.


Karena merupakan showroom terbesar, semua jenis batik ada di BT Batik Trusmi. Mulai dari outfit harian, outfit kantor, hangout, batik couple, batik muslim, semua ada. Untuk kategorinya sendiri sangat lengkap, yang bisa kamu pilih-pilih mulai dari jenis kelamin, model lengan, harga, dan jenis busana batik. Kamu bisa lihat berdasarkan kategorinya dengan klik Kategori  di situs BTBatikTrusmi.com.

Inilah tampilan utama situs btbatiktrusmi.com.

Tampilan PC

Tampilan smartphone



Pusat Sentra Batik Trusmi yang terbesar ini beralamat di Jalan Syekh Datul Kahfi (Trusmi Kulon) No. 148 Cirebon, Plered, Jawa Barat, 45145.


Tak hanya di Cirebon saja, BT Batik Trusmi juga membuka berbagai cabang outlet di berbagai kota di Indonesia seperti Medan dan Jakarta.



Buat kamu yang sedang cari-cari batik, ada beberapa alasan mengapa kamu harus beli batik di BT Batik Trusmi.



BT Batik Trusmi merupakan sentra batik terbesar dan pernah dapat rekor dunia sebagai sentra batik terbesar. Jadi disini ada banyak sekali pilihan sesuai gaya yang kamu suka.



Pembayaran di BT Batik Trusmi sangat mudah, bisa dilakukan dengan beberapa metode pembayaran seperti transfer, setoran tunai, pembayaran tunai di kantor BT Batik Trusmi, atau menggunakan kartu kredit.



Ada dua opsi pengiriman barang, yakni pengiriman via jasa kurir atau diambil langsung di kantornya. Pilihan kedua ini sangat cocok jika kamu ingin sekalian melihat-lihat koleksi batik yang ada di BT Batik Trusmi.



BT Batik Trusmi selalu menyediakan berbagai promo menarik dan diskon. Salah satunya adalah promo Free Retuns, jika kamu membeli barang namun tidak sesuai atau terjadi cacat barang, maka kamu bisa menukarnya kembali secara gratis dan gratis ongkos kirim juga lho! Jadi kamu tidak akan kecewa.



Sebagai showroom batik terbesar yang bertujuan untuk mengenalkan budaya batik Indonesia, kualitas barang yang dijual di BT Batik Trusmi sangat diperhatikan. Selain itu, kepuasan para pelanggannya pun diutamakan dengan pelayanannya yang mantap.



BT Batik Trusmi tidak hanya menjual batik dalam bentuk pakaian, namun juga berbagai aksesoris penunjang busana lain seperti sepatu, sarung, dompet, buku, scarf, bahkan deterjen batik dijual di sini.



Harga batik yang dijual di BT Batik Trusmi sangat terjangkau dan tidak akan menguras kantong. Mulai dari Rp.55.000,- kita sudah bisa membawa pulang batik yang bagus dan nyaman dipakai. Batik premium juga tersedia lho! BTAlways Batik, beli batik? Beli saja di BT Batik Trusmi, terlengkap dan terbesar.

Oh iya, jangan lupa, tanggal 2 Oktober adalah Hari Batik Nasional. Sering-sering pakai batik ya, karena batik lebih baik, karena..... karena batik adalah warisan budaya dari Indonesia. Mari tunjukkan Pesona Indonesia kepada dunia dengan mengenalkan batik.

1 Response to Bangga Berbatik, Pesona Indonesia yang Mendunia

  1. selamat atas kemenangannya di kompetisi blog moladin, salut deh?

    BalasHapus

Back To Top