ADITTP.com: Dunia dan segala isinya.

Blog pribadi yang berisi tentang apa saja yang ada di dunia dan sekitarnya. Berbagi apa saja sesuai dengan kehendak pemiliknya. Suka-suka saya.

Sabtu, 03 Februari 2018

Hei Nona, Hati-Hati Dengan Cantiknya Parasmu



Memiliki wajah cantik memang sebuah karunia dari Tuhan. Banyak wanita yang mengidam-idamkan untuk tampil cantik. Tidak jarang, mereka memoles tubuh mereka supaya bisa menjadi cantik walaupun ada juga yang sudah cantik tanpa harus berdandan. Kecantikan fisik merupakan daya tarik tersendiri bagi lawan jenis. Laki-laki sudah pasti menginginkan wanita cantik untuk dimiliki.

Di dunia ini, terdapat banyak sekali wanita dengan paras yang cantik. Ada yang cantik alami, dengan dandan, ada juga yang rela memodifikasi dirinya seperti operasi plastik, botox, dan lainnya supaya terlihat cantik. Sebagai seorang wanita, terkadang ia ingin menunjukkan dirinya di depan umum bahwa ia cantik. Tidak jarang, seorang wanita memperlihatkan dirinya supaya mendapat pujian 'cantik'. Sebuah keinginan untuk diakui bahwa ia cantik.

Ada banyak cara seorang wanita menunjukkan dirinya. Terlebih lagi di zaman yang serba gadget ini dan trend sosial media yang tinggi. Para wanita akan dengan mudah untuk menunjukkan dirinya. Sering kita lihat adanya selebgram, atau pun artis dunia maya yang sering eksis di sosial media. Foto-fotonya tersebar dan dilihat oleh banyak orang. Mendapat pengikut, like, komentar yang banyak memberikan kepuasan tersendiri bagi pemilik akun tersebut. Beberapa orang malah sudah seperti kecanduan. Malah ada juga yang menunjukkan tubuh-tubuh sensitifnya di sosial medianya hanya untuk mendapatkan pengikut yang banyak.

Seringkali kita melihat seseorang berdandan seksi dan dengan caption yang cukup menggoda. Namun tidak sedikit pula yang hanya dengan mengunggah foto yang biasa saja tetapi bisa mendapatkan pengikut yang banyak. Ini memang karena ia sudah diberikan karunia kecantikan sejak ia lahir. Biasanya seseorang yang cantik tanpa melakukan sesuatu yang berlebihan memiliki pengikut dan penggemar yang normal semua. Maksudnya, berbeda dengan penggemar yang mengikuti akun wanita yang berdandan agak kelewat seksi dan dengan caption menggoda. Lihat saja di kolom komentar, biasanya pengikut akun seperti ini komentarnya juga agak nyeleneh. Saya bisa mengatakan seperti itu karena saya sudah survey beberapa akun yang memiliki pengikut banyak, tapi bukan artis-artis lho ya.

Saya ada sedikit pengalaman nih. Pada suatu hari yang biasa saja, saya iseng sedang buka-buka Facebook melihat kabar berita di beranda. Ketika saya scroll ke bawah, saya melihat sebuah postingan status seorang wanita. Wanita itu marah-marah lewat tulisan mengatakan bahwa ada seseorang telah menggunakan fotonya untuk hal-hal yang tidak baik. Wanita itu berparas cantik, saya lihat foto-foto di akunnya pun berdandan sewajarnya. Tidak pakai kerudung, baju tidak begitu terbuka.

Dalam postingan wanita itu, ia juga menandai akun yang menggunakan foto dan namanya. Saya kemudian penasaran dan saya lihat kronologi Facebook-nya. Dan memang benar, akun tersebut menggunakan foto wanita itu beserta namanya. Setelah saya lihat postingan-postingannya, akun itu mengunggah foto dan status bernada seperti menggoda laki-laki. Salah satu statusnya bahkan ia bertindak layaknya pemilik akun tersebut adalah seorang wanita penghibur. Sungguh kejam yang menggunakan akun palsu itu, mencemarkan nama baik dan memfitnah si pemilik akun aslinya. Tidak diketahui apakah si pemalsu akun itu adalah orang yang membenci dirinya atau orang itu memang suka memalsukan akun wanita-wanita berparas menggoda.

Dalam kasus yang saya temui, seringkali juga saya menemui di grup-grup Facebook. Sebuah postingan tentang video tidak senonoh (bo***) dengan foto wanita yang bukan dalam video tersebut. Biasanya itu hanyalah sebuah Malware yang berasal dari situs-situs p*r**. Yang sering saya lihat, foto yang digunakan adalah wanita dengan pakaian seksi, wanita berjilbab namun memiliki tubuh sintal (montok), anak SMA, mahasiswa, pernah juga saya melihat foto wanita berjilbab syar'i. Untuk caption, biasanya tergantung dari foto yang digunakan oleh penjahat cyber itu.

Oke, itu memang sebuah Malware, tapi tetap saja itu sebuah pencemaran nama baik. Kalau kita tahu foto kita disalah gunakan untuk hal-hal seperti itu, kita pasti tidak akan terima. Itu sebuah penghinaan.

Di zaman seperti ini, hampir semua orang bisa melihat apa yang kita unggah. Dan kita tidak tahu jika seseorang menyimpan foto kita lalu menggunakannya untuk hal negatif dan merugikan kita. Kita masih bisa senang-senang karena kita tidak tahu kalau ternyata ada yang menyalahgunakan unggahan kita. Apalagi untuk kamu yang punya nilai lebih, baik dari fisik, wajah, ataupun tubuh.

Sebenarnya laki-laki pun ada yang mengalami hal seperti itu tapi saya lebih sering menemukan wanita yang jadi korbannya. Bukannya tidak boleh mengunggah foto, tapi lebih berhati-hatilah dalam menggunakan sosial media. Untuk yang punya pengikut banyak, ketahuilah bahwa kamu tidak tahu siapa saja pengikut akunmu. Tetapi mereka semua tahu tentang dirimu yang kamu tampakkan sendiri di sosial media.

Sekian postingan kali ini. Mohon maaf jika ada perkataan yang kurang berkenan. Alangkah baiknya jika meninggalkan komentar atau men-share artikel ini di lewat sosial mediamu.

0 Komentar Hei Nona, Hati-Hati Dengan Cantiknya Parasmu

Posting Komentar

Back To Top